Logo Header Antaranews Sumbar

Sumbar Canangkan Program Kampung KB di Padang

Selasa, 1 Maret 2016 20:56 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mencanangkan "Kampung KB" di daerah padat penduduk di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman untuk pengendalian pertumbuhan penduduk di daerah tersebut.

"Program kampung KB ini tidak seperti yang sudah-sudah, hanya menyosialisasikan dua anak cukup. Sekarang mencakup soal perekonomian, kesehatan, infrastruktur, perikanan, dan perdagangan," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat pencanangan kampung KB tingkat provinsi di Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa.

Menurutnya, jika ingin program KB tersebut sukses, maka sosialisasi pada masyarakat kurang mampu yang tinggal di tempat terpencil, terisolasi, dan berada di daerah pesisir perlu dilakukan.

"Keberhasilan dan kegagalan program ini dipengaruhi pengetahuan masyarakat tentang KB tersebut," ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat yang telah memahami program KB untuk ikut mensosialisasikan program tersebut pada masyarakat sekitar agar membantu menumbuhkan pengetahuan masyarakat.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Wendy Hartanto mengatakan, pihaknya saat ini memang sedang menggalakkan program kampung KB di daerah padat penduduk dan kampung nelayan.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, karena data terakhir, angka pertumbuhan penduduk nasional saat ini masuk level mengkuatirkan.

"Pada tahun 2015, angka pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai 1,49 persen. Padahal, idealnya hanya 1,1 persen," katanya.

Ia berharap, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sumbar dapat memberikan dukungan pelaksanaan program KB dan dapat bekerja sama dengan perwakilan BKKBN Sumbar.

Kita berharap program ini dapat berjalan dengan maksimal. Ke depan, program kampung KB ini bisa juga dicanangkan di kabupaten/kota lainnya di Sumbar, katanya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026