Logo Header Antaranews Sumbar

UFDK Bukittinggi perkuat kerjasama dengan Putra Specialits Hospital Melaka Malaysia

Jumat, 14 Agustus 2026 15:32 WIB
Image Print
Gubernur Sumbar bersama CEO Putra Specialist Melaka Malaysia dan Pembina Yayasan Fort De Kock beserta Rektor dalam peresmian Kantor Pusat Kolaborasi Universitas Fort De Kock (UFDK) dengan rumah sakit Melaka yang dipusatkan di Kota Bukittinggi. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Universitas Fort De Kock (UFDK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat kerjasama dengan rumah sakit terkenal asal Malaysia, Putra Specialist Hospital Melaka, Malaysia.

UFDK dipercaya menjadi mediator dan fasilitator bagi masyarakat khususnya asal Sumatera yang ingin melakukan medical check-up maupun pengobatan intensif dan spesifik langsung dengan rumah sakit Melaka itu.

Peresmian atau Grand Launching kantor penghubung (Pusat Kolaborasi) di UFDK dilakukan bersama CEO Putra Specialist Hospital Melaka, Gubernur Sumbar, Pembina dan pimpinan Yayasan Fort De Kock, Rektor UFDK serta civitas, Jumat (14/8).

"Di kantor penghubung ini, pasien atau masyarakat akan dibantu secara sistem digital mulai dari proses penjadwalan, kemudian dijemput setibanya di Melaka untuk langsung diarahkan menuju Putra Specialist dengan fasilitas pelayanan yang memuaskan," kata Rektor UFDK, Evi Hasnita.

Ia mengatakan kemitraan secara medis internasional ini menjawab tantangan agar institusi pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing global, sejalan dengan visi institusi.

"Kerjasama sudah terjalin 12 tahun, kolaborasi ini terus ditingkatkan dari waktu ke waktu, terutama dalam pemanfaatan lahan praktik bagi mahasiswa UFDK," kata Rektor.

Selain Putra Specialist Hospital Melaka, kerja sama juga UFDK diperluas dengan berbagai institusi terkemuka di Kuala Lumpur, Malaysia, seperti UNIZA, UKM, KPJ dan UCSI.

"Salah satu keunggulan UFDK, mahasiswa atau tenaga kesehatan kami yang telah diuji kompetensinya, mendapatkan keistimewaan untuk diizinkan melakukan intervensi langsung ke pasien, berbeda dengan mahasiswa dari institusi lain pada umumnya," kata Evi Hasnita.

Kerjasama ini membuka peluang besar untuk menerapkan kegiatan Tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang riset kolaborasi serta pengabdian masyarakat yang dilakukan bersama antara pihak Melaka dan institusi asal.

"Selain tentu membuka wawasan global bagi civitas akademika di Sumatra Barat bahwa peluang kerja amat luas, di mana lulusan difasilitasi dengan baik untuk dapat berkarier di sana," katanya.

CEO Putra Specialist Hospital Melaka, Mohd. Zahiruddin Bin Datuk Seri Ahmad menegaskan UFDK memiliki jaringan dan koneksi mumpuni ditambah kualitas mahasiswa yang baik.

"Sebelumnya, rumah sakit kami juga menerima sekitar 20 orang pelajar atau mahasiswa dari Universitas Fort De Kock pada satu masa untuk menjalankan latihan di lapangan yang mencakup bidang kesehatan, medical records dan pelayanan," katanya.

Menurutnya, Putra Specialist Hospital Melaka menawarkan pelayanan kesehatan terbaik di mana pasien asal Indonesia akan dimudahkan dari segi pelayanan, mulai dari penjemputan setibanya di Bandara KLIA hingga diantar langsung terus ke rumah sakit.

"Kami memprioritaskan pelayanan, pelayanan kepada pasien dan keluarganya adalah hal yang paling utama untuk mengurangi rasa sakit dan stres.Tidak hanya merawat pasien, pihak rumah sakit juga memfasilitasi keluarga pasien dengan memperkenalkan tempat-tempat pelancongan, tempat makan, hingga menyediakan fasilitas akomodasi hotel di dalam paket yang masuk," kata Zahiruddin.

Ia mengatakan hubungan erat antara Malaysia dan Indonesia, khususnya Sumatera Barat dan Riau, memberikan kemudahan dari segi bahasa yang mudah dipahami serta kesamaan budaya dan makanan.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah berharap kerjasama UFDK dengan rumah sakit di Melaka bisa menjadi percontohan dari lembaga pendidikan dan institusi lainnya di Sumbar.

"Pemprov menyambut baik kolaborasi ini, mudah-mudahan diikuti oleh kampus, rumah sakit dan lembaga lainnya. Sukses untuk UFDK dan Putra Specialit Melaka. Kita negara satu rumpun, semoga jalinan kerjasama di bidang lainnya juga semakin ditingkatkan," kata Mahyeldi.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026