Logo Header Antaranews Sumbar

HMI Batusangkar Minta Pemda Serius Tangani Pembalakan Liar

Senin, 22 Februari 2016 16:34 WIB
Image Print

Batusangkar, (AntaraSumbar) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Batusangkar meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Tanah Datar serius menangani kasus pembalakan liar dan penyadapan getah Pinus tanpa izin yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Meminta kepada Pemda Kabupaten Tanah Datar untuk menurunkan tim ke lapangan untuk menghentikan dan menertibkan kasus pembalakan hutan dan penyadapan getah Pinus tanpa izin, kata Ketua HMI Batusangkar M. Efendi saat melakukan unjuk rasa di Pagaruyung, Senin.

Sedikitnya 50 mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di hadapan Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi dengan pengawalan ketat aparat Polres Tanah Datar.

Efendi menyampaikan agar dinas terkait serius melakukan razia ke daerah perbatasan yang rentan terjadinya kasus pembalakan hutan dan penyadapan getah Pinus.

Tanah Datar memiliki kawasan hutan dan areal hutan Pinus yang cukup luas, bila dikelola sesuai aturan dapat menambah pendapatan asli daerah dan tidak merugikan keuangan daerah dan negara.

Sementara itu, Irdinansyah Tarmizi menghargai penyampaian aspirasi dari mahasiswa tersebut sebagai wujud pengawasan kinerja pemerintah daerah dan penyambung lidah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tetap komit menjaga keselamatan hutan dari para pelaku pembalakan liar dan penyadapan getah Pinus tanpa izin, katanya.

Bupati menyampaikan persoalan utama yang dihadapi adalah bagaimana menjaga keselamatan hutan, antisipasi terjadinya pembalakan hutan, dan hasil getah Pinus dapat mensejahterakan masyarakat.

Persoalan penyelematan hutan dari kasus ilegal logging ini bukan hanya pemerintah semata tapi merupakan tanggung jawab bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026