
BWSS V: Perbaikan Embung Gunung Malelo Tahun Ini
Jumat, 22 Januari 2016 21:37 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V mengatakan perbaikan kerusakan pintu Embung Gunung Malelo di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, akan dilakukan pada tahun anggaran 2016.
"Pada tahun ini perbaikan pintu embung akan kami laksanakan," kata Kepala BWSS V, M. Adek Rizaldi didampingi Kasubag Tata Usaha BWSS V, Al Izhar di Padang, Jumat.
Ia mengatakan seandainya di APBN 2016 tidak terlaksana maka pada APBN Perubahan 2016 akan tetap dilaksanakan.
"Perbaikan kerusakan embung itu menjadi prioritas kami namun terkait berapa anggarannya masih dikaji," jelasnya.
Terkait kerusakan pintu embung, sebelumnya dikeluhkan oleh warga yang menetap di sekitar embung.
Menindaklanjuti itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Yunafri meminta klarifikasi dari BWSS V dengan surat nomor 0199/KLA/0252.2015/pdg-04/XI/2015 tanggal 30 November 2015.
Menindaklanjuti surat klarifikasi dari Ombudsman itu, pihak BWSS V membalas dengan surat nomor KU.01.12./1176/BWS.S-V/XII/2015 tanggal 16 Desember 2015.
Setelah di klarifikasi oleh BWSS V, Ombudsman Sumbar menyatakan laporan keluhan warga sekitar embung selesai dan ditutup.
Dalam klarifikasinya BWSS V menyebutkan embung itu dibangun pada 2006, tubuh embung dalam keadaan baik namun pintu embung mengalami kerusakan dan perbaikannya dilaksanakan pada 2016.
Setelah itu Ombudsman Sumbar menyarankan BWSS V untuk melengkapi komponen standar pelayanan publik di setiap unit pelayanan.
Setelah itu memperbaiki sarana dan prasarana sesuai dengan standar pelayanan publik seperti unit informasi dan unit pengelolaan pengaduan.
Serta mengevaluasi secara reguler kinerja petugas pelaksana agar dapat mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan BWSS V.
Sementara itu, Ujang (40) warga Kecamatan Sutera, yang menetap di sekitar embung berterimakasih atas upaya BWSS V yang akan memperbaiki kerusakan pintu embung tersebut.
"Kami berterima kasih kalau ada upaya perbaikan pintu embung karena kami setiap saat apalagi musim hujan was-was akan jebolnya embung karena pintunya sudah mengalami kerusakan," katanya. (cpw)
Pewarta: Didi Someldi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
