Logo Header Antaranews Sumbar

BNPT: Teroris Target WNA karena Dendam

Jumat, 15 Januari 2016 20:06 WIB
Image Print

Jakarta, (AntaraSumbar) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Saud Usman mengatakan pelaku teror di persimpangan Jalan MH Thamrin, Kamis (14/1) siang, menargetkan warga negara asing (WNA) karena dendam terhadap perlakuan barat terhadap Islam.

"Mereka menarget seperti kepentingan asing, mereka masih dendam karena adanya dunia perlakuan barat kepada dunia Islam," kata Saud di kompleks Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan di Jakarta, Jumat.

Selain menarget WNA, Saud juga mengatakan pelaku teror memang menargetkan aparat yang ada di lapangan sebagai sasaran.

Hal tersebut, kata Saud, sudah diinformasikan kepada aparat penegak hukum sejak jauh hari sebelum kejadian.

"Kita sudah memperingatkan bahwa mereka akan melakukan 'konser'. Kepada aparat di lapangan diharapkan waspada, karena mereka memang menargetkan aparat di lapangan," kata Saud.

Pada Kamis (14/1) siang, terjadi enam ledakan dan baku tembak di depan gerai kopi Starbucks dan pos polisi Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Kepolisian mencatat ada 24 orang menjadi korban luka atas peristiwa tersebut. Sementara korban tewas ada tujuh orang, yakni dua warga sipil dan lima terduga pelaku.

"Dua puluh empat orang luka-luka termasuk di antaranya lima orang polisi mengalami luka berat," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan.

Ia menambahkan lima pelaku teror dalam peristiwa tersebut yang tewas yakni dua orang pelaku tewas akibat bom bunuh diri dan tiga orang tewas setelah ditembak polisi.

Sementara dua korban warga sipil yang tewas adalah WNI dan WNA Kanada. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026