Logo Header Antaranews Sumbar

Disdikbud Pessel Gelar Sepak Bola Antar SD

Senin, 21 Desember 2015 17:46 WIB
Image Print

Painan, (AntaraSumbar) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar kejuaraan sepak bola mini antar siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Lengayang dalam mencari bibit atlet, 19 hingga 22 Desember 2015.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Lengayang, M. Juneidi di Painan, Senin mengatakan kegiatan ini selain sebagai ajang pencarian bibit atlet sepak bola juga untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa dan antar guru di kecamatan itu.

"Kejuaraan memperebutkan UPTD CUP 2015 merupakan upaya untuk mencari bibit atlet khususnya sepak bola dari Kecamatan Lengayang dan sesuai rencana kejuaraan ini akan digelar setiap tahunnya," jelasnya.

Ia mengatakan sekolah jadi pemenang akan mewakili kecamatan itu untuk mengikuti kejuaraan antar Sekolah Dasar se-Kabupaten Pesisir Selatan pada 2016.

"Setelah itu yang menjadi juara akan menjadi perwakilan kabupaten dan akan diarahkan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2016," jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Aidil mengatakan kejuaraan ini diikuti sebanyak 50 SD dan satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).

"Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari guru, murid bahkan orang tua murid," jelasnya.

Ia mengatakan juara satu akan mendapatkan piala bergilir UPTD CUP dan uang pembinaan sebanyak Rp1 juta, sementara juara dua akan mendapatkan uang pembinaan Rp750 ribu, juara tiga mendapatkan uang pembinaan Rp500 ribu dan peringkat empat mendapatkan uang pembinaan Rp300 ribu.

Sementara itu Panitia Penyelenggara Kegiatan yang juga Ketua Ikatan Guru Olahraga (IGOR) Kecamatan Lengayang, Darmawan mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama IGOR dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di kecamatan itu.

"Dan kami upayakan kegiatan ini terselenggara setiap tahunnya dan nanti tidak hanya sebatas sepak bola namun juga kejuaraan olahraga lainnya," katanya.

Terpisah, Anggota Komisi II, DPRD Pesisir Selatan, Ikal Jonedi mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan ini dan menggarisbawahi perihal pencarian bibit pemain sepak bola yang harus melalui sinergi semua pihak.

"Bibit pesepakbola untuk di Pesisir Selatan lumayan banyak tapi saat ini masih terkendala proses mewujudkannya menjadi pemain profesional untuk itu kami meminta semua pihak baik pemda, Koni dan masyarakat bergandengan untuk mencarikan solusi," ujarnya.

Kegiatan ini dimulai pada Sabtu (19/12) dengan menampilkan tarian tradisional Minangkabau dan pawai yang dengan iringan drumband yang pesertanya adalah murid yang mengikuti kejuaraan.

Dari awal pembukaan hingga kejuaraan ini terlaksana menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Lengayang dan sekitarnya, hal itu terlihat dari penonton yang hadir tidak hanya dari orangtua murid namun juga warga di kecamatan itu. (cpw)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026