
Dirjen Apasaf: Maksimalkan Potensi Samudera Hindia
Kamis, 22 Oktober 2015 22:22 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Direktur Jenderal Asia-Pasifik-Afrika (Aspasaf) Yuri O. Thamrin berharap bisa memaksimalkan potensi yang ada di Samudera Hindia, dalam pelaksanaan Indian Ocean Rim Association (IORA) di bawah kepemimpinan Indonesia.
"Pada tahun 2017, IORA akan genap berusia 20 tahun, suatu titik yang harus memaksimalkan dan menggunakannya untuk menentukan masa depan IORA," katanya di Padang, Kamis.
Untuk itu, katanya, pada ulang tahun IORA yang ke-20 tersebut di bawah kepemimpinan Indonesia, ia mengajukan proposal untuk mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) dan pengadopsian IORA Concord.
Rapat dalam dua hari tersebut, dimaksudkan untuk membahas kemajuan dari kerja sama ekonomi antara anggota IORA.
"Ide mengenai IORA Concord sudah didukung oleh negara-negara anggota, hanya saja tantangannya adalah bagaimana menyamakan visi dan mimpi tentang pengembangan kerjasama IORA," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu pencapaian IORA di bawah pimpinan Indonesia adalah kesempatan investasi dan perdagangan yang berfokus pada kerja sama di bidang maritim, melalui pembukaan booth IORA di Trade Expo Indonesia di Jakarta.
"Booth ini akan menyediakan lebih banyak peluang usaha di antara negara-negara anggota IORA," katanya.
Sebagai kekuatan yang menonjol di Samudera Hindia, IORA mempunyai beberapa agenda prioritas, yaitu keamanan maritim, perdagangan dan investasi, industri perikanan, penangangan bencana alam, pertukaran budaya, "blue economy" dan pemberdayaan wanita.
"Saya percaya dengan kerja keras bersama, kita dapat meningkatkan status IORA di mata dunia internasional, terutama jika kita bisa memastikan bahwa kerjasama dilakukan secara komprehensif dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan," paparnya.
Selain itu, katanya, IORA juga dapat mendukung visi poros maritim dunia yang tentunya terdiri atas banyak aspek, termasuk pariwisata dan infrastruktur maritim.
Sementara itu, Direktur IORA Firdaus Dahlan mengatakan kerja sama dalam kemaritiman adalah bentuk kerja sama dalam bidang kelautan.
"Karena negara yang ada di IORA merupakan negara yang berkembang, oleh karena itu nanti akan membahas nelayan tradisional untuk mendapatkan perhatian," katanya. (cpw9)
Pewarta: Lusyana Nurzid
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
