Usai makan sate di Tugu IORA Pantai Padang, pengunjung ditagih Rp50 ribu

id sate padang,Pantai Padang,Sampah di Pantai,Tugu IORA

Sampah berserakan di kawasan Pantai Padang pada Sabtu (8/6) (Antara Sumbar/Joko Nugroho)

Padang, (ANTARA) - Masih ditemukan pedagang makanan di Pantai Padang yang memanfaatkan momen Lebaran untuk mencari keuntungan dengan mematok harga yang di luar kewajaran.

Salah satunya pedagang sate keliling yang berjualan tak jauh dari Monumen IORA Pantai Padang.

Seporsi sate dengan 10 tusuk daging dijual dengan harga Rp25 ribu. Sementara jika pesan setengah dengan tujuh tusuk daging seharga Rp20 ribu.

Seorang pengunjung Pantai Padang dari Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Purwanto (40) di Padang, Sabtu, hanya tersenyum ketika dua porsi sate yang ia makan untuk sarapan bersama dua anak dan istrinya harus dibayar Rp50.000.

"Limapuluh ribu," gumamnya.

Ke Padang, selain ingin memenuhi keinginan kedua anaknya, ia juga mengunjungi keluarga di Lubuk Buaya.

Pengunjung lainnya, Arif (39), juga mengaku terkejut ketika sate setengah porsi yang ia makan harus dihargai dengan uang Rp20.000.

"Mungkin karena Lebaran," ujarnya.

Lazimnya seporsi sate keliling di Padang dibanderoldengan harga tertinggi sekitar Rp15 ribu, sementara sepiring sate di bofet harganya berkisar Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.

Selain pedagang yang "nakal", sampah di pantai sekitar Monumen IORA juga menjadi pemandangan yang kurang sedap.

Sampah yang didominasi dengan batok kelapa muda berserakan tepat di belakang Monumen IORA.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar