Logo Header Antaranews Sumbar

Jalinsum Lampung Mulai Ramai Pemudik

Sabtu, 11 Juli 2015 19:53 WIB
Image Print

Kalianda, Lampung, (AntaraSumbar) - Arus mudik sepekan menjelang Lebaran (H-7) di Jalan Lintas Sumatera di Provinsi Lampung mulai ramai dilalui kendaraan pemudik.

Kondisi Jalinsum di Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, kendaraan pemudik dari Pelabuhan Bakauheni mulai ramai dengan didominasi roda empat.

Kendaraan dengan nomor polisi luar Lampung dan wilayah Sumatera bagian selatan, seperti B (Jakarta), D (Bandung), dan beberapa daerah lain di Pulau Jawa (F, AB dan L), mulai terlihat ramai melintas di ruas Jalinsum tersebut.

Kendaraan tersebut diketahui menuju ke beberapa wilayah di Provinsi Lampung maupun daerah lainnya di Sumatera.

Tidak jauh berbeda dari arah sebaliknya, kendaraan pemudik dari wilayah Sumatera menuju Pulau Jawa juga sudah cukup ramai.

Di Jalinsum juga telah berdiri posko mudik, seperti Posko Polisi Kalibalok Sukarame Bandarlampung, Posko ORARI dan perusahaan ritel ikut menyediakan fasilitas peristirahatan bagi pemudik.

Sedangkan, untuk memberi rasa aman kepada pemudik pada Lebaran ini, Kepolisian Daerah Lampung menyiagakan puluhan penembak jitu di sejumlah jalur mudik yang dianggap rawan tindak kriminalitas dengan pelaku dilaporkan sering menggunakan senjata tajam.

"Kami menyiagakan penembak jitu yang akan mengawal para pemudik, beserta anggota Brimob juga akan disiagakan di setiap angkutan umum yang beroperasi," kata Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong.

Dia mengatakan, peningkatan aktivitas masyarakat dan pergerakan perpindahan orang maupun barang dalam menyambut Idulfitri 1436 Hijriah berpotensi terjadi gangguan kamtibmas bila tidak dikelola dengan baik.

Ia menyebutkan, beberapa aktivitas masyarakat yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaan ibadah puasa, Salat Idulfitri, kegiatan transaksi belanja, mudik, rekreasi atau berwisata serta kegiatan distribusi bahan pokok ke masyarakat dan penyaluran serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026