Logo Header Antaranews Sumbar

BPOM Minta Waspadai Makanan Mengandung Pewarna Tekstil

Kamis, 18 Juni 2015 17:41 WIB
Image Print

Padang, (AntaraSumbar) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Padang meminta masyarakat mewaspadai makanan yang mengandung pewarna tekstil terutama pada jajanan buka puasa yang dijual di pasar.

"Ciri makanan yang mengandung pewarna tekstil warnanya lebih mencolok dari makanan sejenis lainnya, "kata Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi BPOM Hilda Murni di Padang, Kamis.

Menurut dia, jenis penganan yang perlu diwaspadai dan patut diduga mengandung pewarna tekstil berupa kerupuk merah, cendol delima, kolang kaling, kolak dan lainnya.

Cara untuk mengenalinya sebenarnya sederhana, makanan yang mengandung pewarna tekstil biasanya warnanya akan lebih mencolok dan terlihat cerah dibandingkan yang menggunakan pewarna khusus makanan, kata dia.

Ia mengatakan jika dikonsumsi akan membahayakan karena mengandung zat kimia yang dapat merusak tubuh.

Menurutnya, berdasarkan hasil razia yang dilakukan tahun lalu oleh BPOM, ditemukan makanan yang mengandung pewarna tesktil pada beberapa pasar pabukoan yang ada di Padang.

Ia mengatakan salah satu motif pedagang menggunakan pewarna tekstil pada makanan yang dijual diduga agar tampilannya lebih menarik.

Untuk mencegah hal itu, BPOM pada Ramadhan tahun ini akan mengelar razia makanan ke sejumlah pasar yang ada di Padang bersama jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Pasar.

Sementara Miko salah seorang warga Padang mengatakan BPOM harus melakukan pengawasan kepada penjual makanan agar tidak mengkonsumsi zat berbahaya.

"Masih banyak warga yang belum tahu seperti apa makanan yang mengandung zat berbahaya, selain sosialisasi juga perlu sanksi tegas jika ada pedagang yang menjualnya," kata dia. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026