Padang Ingin Kembalikan Kejayaan Indonesia sebagai Penghasil Rempah

id Padang, Kejayaan, Indonesia, Penghasil, Rempah

Ilustrasi. Seorang petani menjemur kayu kulit manis (casievera) di daerah Sungai Landia, Kecamatan VI Koto, Kabupaten Agam, Sumbar. (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

Padang, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat, melalui pertemuan negara-negara yang tergabung ke dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) ingin mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara penghasil rempah terbesar di dunia.

"Lewat momen IORA ini, kejayaan Indonesia sebagai penghasil rempah seyogianya dapat dibangkitkan kembali dengan menjadikan Padang sebagai kota rempah dunia, dan keinginan tersebut adalah tantangan untuk semua pihak," kata Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad di Padang, Kamis.

Ia mengatakan itu saat membuka diskusi umum kesiapan Padang menghadapi pertemuan negera-negara yang tergabung dalam IORA dan pasar global di Palanta kediaman Wali Kota Padang.

Ia mengatakan, harapan yang ingin dicapai kota tersebut cukup beralasan, selain berada di pintu gerbang Indonesia dari pesisir bagian barat.

Kemudian, Padang juga merupakan daerah penghasil sektor perkebunan, perindustrian, perikanan, pengolahan, transit, dan pergudangan untuk ekspor.

"Kelebihan itu akan meningkatkan daya tawar dalam perekonomian sesama negara IORA dan menguntungkan kedua belah pihak serta terus meningkatkan kerjasama pada semua bidang," terangnya.

Untuk mewujudkan itu, Pemkot Padang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) menggelar diskusi umum dengan menghadirkan sejumlah narasumber seperti akademisi dan pimpinan perusahaan.

Selain itu, dia meminta fungsi pelabuhan Teluk Bayur dimaksimalkan. Sebab hingga kini hanya satu lokasi untuk mengirim produk ke luar negeri karena di Padang hanya bahan baku dan tidak memiliki produk turunan yang bernilai tambah.

"Dengan adanya momen tersebut, merupakan peluang untuk memaksimalkannya sehingga nantinya berdiri perusahaan yang memproduksi produk turunan Padang," kata dia.

Sementara Ketua Panitia diskusi umum kesiapan Kota Padang menghadapi IORA dan pasar global Heryanto Rustam mengatakan, dipilihnya rempah sebagai salah satu ikon Padang karena di Padang cukup banyak terdapat rempah, diantaranya sawit, karet, kopi, teh dan sebagainya. (*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar