
Gagal Rampas Emas, Perampok Tembak Warga

Solok, (Antara) - Gagal merampok emas dan uang milik pedagang emas, sekawanan perampok bersenjata api menembak warga yang mencoba menghentikan aksinya di Dusun Sawah Panjang, Jorong Galagah Tanah Kuniang, Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sabtu. Pedagang emas Sumiati (60) yang menjadi korban perampokan berhasil diselamatkan warga, tetapi salah seorang warga Zakaria (45) warga Dusun Sawah Panjang terkena tembakan, dan peluru menyerempet dada sebelah kirinya, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Solok. Zakaria yang ditemui di RSUD Solok, Sabtu, mengatakan saat kejadian ia sedang mencari umpan untuk persiapan memancing. Tiba tiba saja ia dikagetkan dengan suara wanita minta tolong. "Saya berlari menuju arah suara minta tolong itu, dan saya melihat seorang nenek sedang terlibat tarik menarik tas dengan empat orang pria. Aksi itu disaksikan seorang tukang ojek yang sudah tak berdaya," katanya. Nenek yang bersikukuh mempertahankan tasnya dari empat pria itu, terus mendapat tendangan dan injakan dari perampok. Tak lama berselang, seorang pengendara motor datang hendak memberikan pertolongan. Karena merasa mendapat teman, Zakaria pun nekad memberikan pertolongan. Namun belum sempat membantu nenek itu, ia ditodong dengan pistol berwarna perak oleh salah seorang perampok. Begitu juga dengan penolong bersepeda motor juga ditodong dengan pistol berwarna hitam oleh perampok lainnya. Menyadari situasinya kurang menguntungkan, Zakaria dan penolong itu angkat tangan sebagai tanda menyerah. Ia pun hanya bisa diam melihat ke empat perampok menendang dan menginjak-nginjak pedagang emas yang sudah lanjut usia itu. Terlalu lama ditendang dan diinjak perampok, pedagang emas itu pun terkapar. Nenek itu tertelungkup sambil mempertahankan tasnya yang diduga berisi uang dan emas, sembari menjerit kesakitan. "Saya tak tahan mendengar jeritan nenek itu, lalu saya mencoba menolong, tetapi baru saja saya bergerak, saya mendengar suara menggelegar dan dada saya pun ditembus peluru," ujar Zakaria di Rumah Sakit Umum Daerah Solok. Sementara itu, Kapolres Solok Kota, AKBP Guntur Hindarsyah melalui Kabag Ops. Kompol Rivai mengatakan, Zakaria tertembak karena ingin menyelamatkan pedagang emas yang baru saja pulang dari bardagang emas di Pasar Cupak, Kecamatan Gunung Talang. Sumiati pulang dari pasar Cupak menggunakan jasa ojek motor. Dalam perjalanan pulang itu Sumiati dihadang empat perampok bersenjata api di Dusun Sawah Panjang, Jorong Galagah Tanah Kuniang Nagari Muara Panas. Empat perampok berkendaraan sepeda motor itu mencoba merampas uang dan emas milik Sumiati yang berada dalam tas. Saat perampok sedang berusaha mendapatkan tas berisi emas dan uang itu, dua warga datang memberikan bantuan. Karena terdesak, perampok menembak warga yang ingin menolong. Akibatnya Zakaria bersimbah darah dan dirawat di RSUD Solok. "Saat ini jajaran Polres Solok Kota dan Polsek Bukit Sundi sedang mengejar kawanan bandit itu," ujar Kompol Rivai. (**/cpw5)
Pewarta: Inter
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
