
OSK: Minat Sains Pelajar SD Tinggi

Jakarta, (Antara) - Ketua Dewan Penasihat Olimpiade Sains Kuark (OSK) Yohanes Surya mengatakan minat pelajar sekolah dasar terkait dengan pengetahuan sains saat ini relatif tinggi. "Pada tahun 2015, terdapat 92.000 pelajar pada jenjang sekolah dasar yang mengikuti kompetisi sains. Hal ini memperlihatkan tingginya minat mereka," ujar Yohanes di Jakarta, Sabtu. Menurut fisikawan Indonesia itu, jumlah peserta yang berpartisipasi dalam OSK dari tahun ke tahun terus meningkat. Misalnya, pada tahun 2010 berjumlah 75.300 peserta, berikutnya pada tahun 2011 menjaring 82.000 pelajar, kemudian pada tahun 2012 angkanya kembali meningkat mencapai 86.758 partisipan. Terkait dengan melonjaknya peserta kompetisi sains ini, Yohanes menilai hal itu menjadi salah satu bukti besarnya kemauan pelajar Indonesia menambah pengetahuan yang mempelajari berbagai fenomena alam tersebut. "Saya berharap ilmu fisika, biologi, dan kimia yang kerap menakutkan pelajar ini dapat terus diperkuat sejak kecil sehingga banyak muncul juara-juara sains baru," ucapnya. Perlombaan ini membangkitkan rasa percaya diri anak terhadap kemampuan yang mereka miliki sehingga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sains di tingkat sekolah, kota, provinsi, dan nasional. Sebelumnya, Komik Sains Kuark telah menghadirkan sebuah ajang kompetisi sains berskala nasional yang disebut Olimpiade Sains Kuark. Kompetisi antarpelajar sekolah dasar yang telah diselenggarakan sejak 2007, kemudian dilaksanakan secara tahunan berdasarkan respon besar masyarakat dan kalangan pendidikan nasional. Olimpiade itu diadakan dengan tujuan memberikan fasilitas kepada anak-anak sekolah dasar atau madrasah ibtidaiah seluruh Indonesia untuk berkompetisi di bidang sains sekaligus memperkenalkan arti sebuah kompetisi bahwa di dalam hidup situasi menang dan kalah adalah proses yang wajar. Selanjutnya, kompetisi ini juga akan memupuk semangat juang untuk menjadi yang terbaik sejak usia dini bahwa untuk meraih mimpi dan mencapai prestasi harus disertai dengan usaha. Selain itu, upaya ini dapat memacu guru-guru sains untuk memberikan pembekalan yang terbaik bagi anak-anak didik mereka. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
