
Memaknai Pergantian Tahun

Malam pergantian tahun baru merupakan momentum yang selalu dirayakan masyarakat di penjuru dunia dengan berbagai metoda dan acara. Ada yang merayakan dengan hura-hura ada pula yang merayakan dengan biasa-biasa saja.Di Sumatera Barat sendiri berbagai persiapan dilakukan masyarakat untuk menyambut tahun baru ini. Para pemuda ada yang menyiapkan pesta orgen tunggal, agenda acara di sejumlah objek wisata, pesta kembang api dan lainnya.Hari ini kita berada di penghujung tahun 2012, pergantian tahun semestinya dapat dijadikan sebagai sarana introspeksi diri, sejauhmana kita sudah berbuat untuk kepentingan diri kita sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, sehingga kita benar-benar bermanfaat dalam kehidupan ini.Betapa banyak orang yang tidak sadar akan keberadaan diri mereka, darimana asalnya, saat ini berada di mana dan akan ke mana. Karenanya kebanyakan orang hanya memaknai pesta pergantian tahun dengan berpesta pora, berhura-hura sepanjang siang dan malam, meniup terompet dan meletuskan kembang api. Jika kita mau merenung agak sejenak, segala macam bentuk pesta pora pada malam pergantian tahun yang selama ini dilakukan sebenarnya hampa dari nilai, tidak bermanfaat malah mengundang pemborosan, baik waktu, tenaga dan biaya. Bukankah perilaku seperti itu tergolong apa yang disebut dengan mubazir.Sebagai orang yang beragama tentulah kita tidak menginginkan perbuatan kita sia-sia tanpa makna, karena itu sudah seharusnya waktu yang tersisa dari hidup kita bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berbuat kebaikan. Untuk itu, marilah kita menatap tahun 2013 esok dengan penuh harapan, dan mengisinya dengan berbagai aktivitas yang berguna dan bemanfaat bagi diri kita dan orang lain, bukan sebaliknya terjerumus pada perbuatan yang sia-sia dan mubazir yang lebih dekat pada perbuatan syaitan yang akan merugikan kehidupan kita.Mari kita jadikan pergantian tahun ini sebagai momentum bagi perbaikan hubungan kita dengan Allah SWT dan hubungan kita dengan sesama manusia. Sebab bagaimanapun sesungguhnya dengan bertambah atau bergantinya tahun hakikatnya semakin mendekati batas akhir dari umur kita. Jadi betapa indahnya jika umur yang tersisa ini mampu kita gunakan untuk berbuat yang lebih baik dari tahun lalu. Makanya momentum pergantian tahun ini hanyalah sarana untuk menghitung dan menimbang-nimbang untuk mengkalkulasi untung rugi, sebagai bahan utama untuk menata masa depan kita. Sahabat Nabi Umar bin Khattab pernah berkata "Hitunglah dirimu sebelum kamu dihitung orang dan timbanglah amalmu sebelum ditimbang orang lain,". Kemudian dalam surat Al Hasyar ayat 18 Allah SWT berfirman :"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mempersiapkan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,''''.Selamat tinggal tahun 2012 dan selamat datang tahun baru 2013, semoga pada tahun baru ini kita diberi kekuatan dan menemukan diri kita menjadi orang yang lebih baik. Amin. ***
