Logo Header Antaranews Sumbar

Rudenim Pekanbaru Tampung 26 Imigran Afghanistan

Senin, 24 Desember 2012 12:16 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARA) - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Riau, kini menampung 26 imigran asal Afghanistan dan Srilanka yang sebelumnya ditangkap oleh polisi Kota Dumai setelah diindikasi datang secara ilegal. "Beberapa hari lalu Rudenim mendapat pengiriman sebanyak 26 imigran asal Afghan dan Srilanka yang ditangkap di Dumai," kata Aryono, petugas Rudenim Pekanbaru, Senin. Dia mengatakan, saat ini puluhan migran dua negara konflik itu menghuni kamar-kamar pengungsian sembari menunggu izin suaka dal lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). "Kondisinya, untuk keseluruhan sehat. Rata-rata merupakan kalangan pria dan wanita dewasa," katanya. Sebelumnya ebanyak 26 imigran gelap asal Afghanistan dan Srilanka itu ditangkap aparat Kepolisian Sektor Medang Kampai, Dumai, Riau yang tengah berpatroli rutin di jalan raya antara Dumai-Sei Pakning, Kecamatan Medang Kampai. Awalnya polisi mencurigai sebuah truk yang melaju kencang di Jalan Raya Dumai-Sei Pakning. Saat dikejar dan dilakukan pemeriksaan, ternyata di dalam truk yang ditutupi terpal itu ditemukan 26 imigran gelap tanpa dokumen sah. Sebanyak 22 imigran berasal dari Afghanistan, dan sisanya 4 orang asal Srilanka. Selanjutnya ke 26 imigran gelap tersebut langsung diserahkan ke pihak imigrasi Kelas II Dumai, Riau, untuk diproses lebih lanjut. Sementara, truk yang digunakan membawa imigran beserta sopir dan kernetnya ditahan petugas untuk proses penyidikan. Usai menjalani pemeriksaan selama beberapa hari, seluruh imigran itu akhirnya dikirim ke Rudenim Pekanbaru sebagai tempat pengungsian. Dengan bertambahnya imigran itu, maka saat ini Rudenim Pekanbaru telah disesaki dengan sebanyak 168 imigran asal berbagai negara konflik. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026