Logo Header Antaranews Sumbar

20 Imigran Rohingya Dikirim ke Rudenim Pekanbaru

Selasa, 23 April 2013 16:18 WIB
Image Print

Jember, (Antara) - Sebanyak 20 orang dari 45 imigran gelap Rohingya Myanmar yang ditampung sementara di salah satu hotel Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan dikirim ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Riau. "Kami sudah berkoordinasi dengan Rudenim Pekanbaru dan mereka bersedia menampung imigran Rohingya yang kini diamankan di Jember," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jember, Haryo Sakti, Selasa. Menurut dia, pihak Imigrasi masih belum bisa menentukan kapan 20 imigran Rohingya akan berangkat menuju ke Rudenim Pekanbaru karena masih memerlukan persiapan terkait dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan petugas Imigrasi selama perjalanan menuju ke rudenim tersebut. "Pengiriman imigran ke Rudenim Pekanbaru masuk kategori lepas wilayah, yakni ke luar Pulau Jawa sehingga memerlukan persiapan khusus untuk memberangkatkan para imigran Rohingya ke sana," tuturnya. Selain itu, kata dia, pihak Rudenim Pekanbaru juga membutuhkan waktu untuk melakukan persiapan sebelum menerima 20 imigran muslim Rohingya karena sebagian besar kapasitas rudenim hampir penuh. "Koordinasi akan dilakukan secepatnya karena para imigran Rohingya sudah lebih tujuh hari berada di salah satu hotel di Jember yang menjadi tempat penampungan sementara," katanya. Ia menjelaskan bahwa sebagian imigran yang masih berada di tempat penampungan akan segera dikirim ke rudenim lainnya di luar Pulau Jawa. Namun, masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak rudenim setempat. Jajaran Kepolisian Sektor Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, menangkap 68 imigran Rohingya di Pondok Pesantren Pesantren Nahdlotul Khodirin di Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Kemudian, puluhan imigran tersebut dikirim ke Kantor Imigrasi Jember, Senin (15/4). Dari 68 orang tersebut, sebanyak 20 imigran gelap Rohingya sudah dikirim lebih dahulu ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Bangil, Pasuruan, Jumat (19/4). Tiga imigran gelap, yakni Kamrul, Mamun, dan Ashadur, yang kabur dari tempat penampungan hingga hari ini masih belum ditemukan oleh petugas Imigrasi Jember. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026