Logo Header Antaranews Sumbar

Dumai Kirim 14 Imigran ke Rudenim Pekanbaru

Rabu, 26 Juni 2013 14:51 WIB
Image Print
Ilustrasi imigran gelap. (antarasumbar)

Dumai, Riau, (Antara) - Kantor Imigrasi Dumai, Provinsi Riau, mengirimkan 14 imigran gelap yang diamankan Satpolair Mabes Polri beberapa waktu lalu ke Rudenim Imigrasi Pekanbaru. Dengan pengawalan petugas Imigrasi, belasan warga negara asing (WNA) asal Afganistan dan Pakistan tersebut dikirim dengan menggunakan sebuah kendaraan angkutan darat, kata Gelora Ginting, Kasi Lalu Lintas Keimigrasian (Lalintuskim) Kantor Imigrasi Kelas II Dumai kepada pers, Rabu. "Sebanyak 14 imigran yang diamankan petugas Satpolair telah kami kirim ke Rudenim Pekanbaru dengan pengawalan petugas setelah dilakukan pemeriksaan dan pelimpahan," katanya. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, beberapa di antara imigran yang bertujuan ke Australia tersebut tidak memiliki kelengkapan dokumen resmi perjalanan. Warga negara asing yang tidak mengerti bahasa Indonesia tersebut seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia paling muda 21 tahun dan tertua sekitar 40 tahun dengan keadaan sehat. "Beberapa orang dari mereka memiliki paspor atau dokumen perjalanan dan sisanya tidak ada dokumen perjalanan menuju negara Australia," ujar Gelora. Proses selanjutnya terhadap warga asing pencari suaka politik tersebut akan ditangani pihak Imigrasi Wilayah Pekanbaru untuk kemungkinan pemulangan ke negara asal. Sementara itu Kepala Polres Kota Dumai AKBP Yudi Kurniawan membenarkan 7 imigran asal Afganistan dan 7 dari Pakistan tersebut sudah dilimpahkan ke kantor Imigrasi sebagai pihak yang berwenang menangani warga asing. "Dua tersangka yang berperan dalam membawa rombongan imigran serta bersama tiga unit mobil telah kita limpahkan juga ke Kepolisian Daerah Riau untuk penanganan perkara lebih lanjut," kata Kapolres. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026