Logo Header Antaranews Sumbar

Satpol PP akan Razia Penginapan dan Preman

Kamis, 6 November 2014 11:10 WIB
Image Print

Padang Panjang, (Antara) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, akan menggelar razia di penginapan dan preman. Kepala Satpol PP Kota Padang Panjang Arkes Refagus melalui Kepala Seksi (Kasi) Operasi Kasimin di Padang Panjang, Kamis menyebutkan, pihaknya sedang menyusun personel yang akan dilibatkan untuk melaksanakan razia tersebut, termasuk juga menyiapkan sejumlah administrasi yang dibutuhkan. "Razia tersebut akan melibatkan personil gabungan dari TNI, Polri, Subdempon, Brimobda dan sejumlah instansi terkait. Sehingga, hasil dari razia tersebut bisa ditindaklanjuti dan memberikan efek jera bagi pelanggar," katanya. Untuk pelaksanaan razia sendiri, sebutnya, akan dilaksanakan pada pertengahan November 2014 dengan sasaran sejumlah hotel dan penginapan, termasuk juga sejumlah lokasi umum yang menjadi tempat berkumpulnya preman dan pemuda, yang kegiatannya sering meresahkan masyarakat. "Selama pelaksanaan razia, kami tidak akan pandang bulu. Bagi pengunjung hotel dan penginapan yang ditertibkan tidak memiliki surat resmi apabila ditemukan berpasang-pasangan, akan kami proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk juga bagi aparat dan PNS," jelasnya. Ia menyebutkan, dari beberapa kali pelaksanaan razia gabungan, pihaknya belum pernah menemukan adanya pasangan di luar nikah yang ditertibkan di kawasan hotel dan penginapan. Meski demikian, katanya, tidak tertutup kemungkinan adanya pasangan mesum yang menginap di sejumlah hotel dan penginapan di kota berjuluk Serambi Mekah tersebut. "Kalau untuk razia preman, tujuan kami pertama adalah menertibkan mereka yang tidak memiliki kartu identitas penduduk, termasuk mereka yang mangkal di sejumlah lokasi umum dan diindikasikan bisa mengganggu keamanan dan ketertiban umum," sebut Kasimin. Dalam pelaksanaan razia, Satpol PP Kota Padang Panjang juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas satuan penegak Perda tersebut. Apalagi, imbuhnya, dengan keterbatasan personel, pihaknya tidak bisa memantau seluruh aktivitas masyarakat, apalagi Padang Panjang merupakan daerah perlintasan yang syarat dengan beragam aktivitas warganya. Warga Padang Panjang, Putra Riandi, menyambut baik aksi yang akan dilakukan oleh Satpol PP tersebut, sehingga rasa nayaman di daerah itu bisa diciptakan. "Kami mendukung razia yang akan dilakukan oleh Satpol PP tersebut, sehingga Padang Panjang ini bisa terbebas dari aktivitas negatif yang kerap dilakukan oleh orang - orang yang tidak bertanggungjawab," katanya. (*/ben)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026