
Polda Selidiki Keterlibatan Ormas Lain Saat Rusuh FPI

Jakarta, (Antara) - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jakarta Raya akan melakukan penyelidikan terhadap keterlibatan Organisasi Masyarakat (Ormas) lainnya yang ikut dalam bentrok demo Front Pembela Islam (FPI), beberapa waktu lalu. "Kita selidiki apa ada ormas lain yang tergabung dan ikut FPI dalam demonstrasi beberapa waktu lalu di depan Kantor Gubernur dan DPRD DKI Jakarta, hingga berakhir rusuh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan, saat ini pihak penyidik sedang melakukan pemeriksaan dengan melihat semua keterangan para saksi-saksi yang ada di lapangan. Apabila dari keterangan para saksi itu ada keterlibatan ormas lain yang ada di dalam demonstrasi FPI itu maka akan dilakukan penjemputan terhadap ormas tersebut, katanya. "Semua itu masih bersifat dugaan, namun apabila dugaan itu benar dengan dikuatkan keterangan dari para saksi lainnya maka akan kami tindak lanjuti," tutur pria berkumis tipis itu. Bukan itu saja, Polda Metro Jaya juga telah menetapkan pimpinan demo FPI sebagai tersangka dan mulai menyebarkan gambar Habib Noval yang masuk daftar pencarian orang (DPO) atau sebagai otak penggerak aksi massa FPI dalam bentrok yang terjadi di depan Balai Kota dan Gedung DPRD DKI Jakarta. "Kita sudah mulai sebarkan gambar DPO ke berbagai jajaran tingkat kepolisian, sebab kita sudah melakukan beberapa kali pemanggilan namun tersangka tidak datang," ujarnya. Polda Metro Jaya sebelumnya juga sudah menetapkan total 21 tersangka dalam kejadian itu, dan di antaranya empat tersangka adalah anak di bawah umur. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
