
Desa Melek Internet Segera Didata dan Dibantu

Jakarta, (Antara) - Desa melek internet segera didata dan diberi bantuan infrastruktur agar masyarakat di dalamnya bisa lebih optimal terkoneksi dengan informasi. "Kami terus akan mendata dan memantau desa-desa yang unggul di bidang TIK dan kami akan memberi mereka infrastruktur akses yang lebih cepat dan mobile melalui program m-CAP atau m-PLIK," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Bambang Heru Tjahyono di Jakarta, Selasa. M-PLIK (Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan) merupakan penyedia mobil layanan internet kecamatan yang bersifat bergerak untuk akses internet yang sehat, aman, cepat, dan murah. Fungsi dan tujuannya adalah melayani masyarakat umum yang berada di daerah-daerah kecamatan yang belum terjangkau oleh fasilitas internet. MPLIK ini bersinergi dengan Program KPU/ISO dengan M-Community Access Point (CAP), yang ditargetkan oleh Penyedia sebanyak 1.907 MPLIK tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Kominfo sangat concern dengan kebijakan pemberdayaan TIK bagi masyarakat tidak terkecuali masyarakat perdesaan," kata Bambang. Oleh karena itu, ia berpendapat, dengan membekali literacy TIK bagi mereka maka hal itu akan bisa membantu mereka agar dapat memanfaatkan TIK untuk keperluan masyarakat di desa sehingga mereka lebih giat untuk berkontribusi bagi desanya. "Dengan mereka mengenal internet maka hasil-hasil potensial desa bisa lebih dikenal," katanya. Pihaknya menyatakan akan selalu mengadakan festival desa TIK berikut memberikan penghargaan bagi desa yang sukses menerapkan TIK sebagai stimulasi bagi desa-desa lainnya. Beberapa desa yang dianggap telah sukses menjadi desa informatika di antaranya Desa Melung di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Bambang berpendapat desa-desa seperti itu bisa menjadi rujukan bagi pengembangan desa berbasis TIK bagi kabinet mendatang. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
