Logo Header Antaranews Sumbar

Badan Bahasa akan Terbitkan KBBI Baru

Rabu, 10 September 2014 14:14 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antara) - Badan Pengembangan dan Pembinaan (Badan) Bahasa berencana menerbitkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang baru tahun depan untuk penyempurnaan yang lama. Kepala Badan Bahasa indonesia Mahsun saat jumpa pers disela pembukaan Pekan Sastra se-Sumatera di Pekanbaru, Rabu mengatakan, sebetulnya penerbitan penyempurnaan kamus yang baru seharusnya pada 2013, namun karena ada beberapa kendala, termasuk pengumpulan kosa kata yang masih kurang sehingga menjadi terlambat. "Penyempurnaan kamus bahasa ini dilakukan satu kali dalam lima tahun dan yang terakhir diterbitkan pada 2008," katanya. Saat ini, katanya, Badan Bahasa bersama tim terus melakukan penyempurnaan dengan mengumpulkan kosa kata dari seluruh tanah air agar kamus yang baru secepatnya sudah bisa diterbitkan. KBBI menjadi acuan tertinggi karena lebih lengkap yang dapat dipakai masyarakat dalam mempergunakan Bahasa Indonesia secara baku. Hingga saat ini, kamus tersebut sudah mengalami tiga kali revisi (terakhir 2008) sejak terbit pada 1988. Keberadaan kamus tersebut juga sangat penting untuk menjaga Bahasa Indonesia. Sebab, bahasa menjadi salah satu alat untuk mempersatukan masyarakat antar daerah di Indonesia. Bahasa dapat membangun silaturrahmi sehingga setiap suku akan merasa lebih dekat antara satu dengan yang lainnya. Sementara itu, terkait dengan pekan sastra se-Sumatera sendiri, Mahsun menilai perlu untuk dilaksanakan karena dapat menjadi salah satu cara untuk mempertahankan keberadaan bahasa, khususnya Melayu. Pekan Sastra se-Sumatera dilaksanakan selama lima hari, 9-14 September 2014 yang diikuti 10 provinsi dengan mengirim utusan dari Balai Bahasa di masing-masing daerah. Selain mengikuti rangkaian kegiatan perlombaan yang berorientasi terhadap bahasa dan sastra seperti baca puisi, syair, balas pantun, mendongeng, cerita rakyat dan atraksi kesenian tradisional. Di samping itu, juga ada dilaksanakan wisata budaya serta diskusi mengenai perkembangan kesenian, kebudayaan dan sastra melayu terkini. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026