Logo Header Antaranews Sumbar

Satpol PP Agam Jaring 13 Pelajar Bolos

Senin, 8 September 2014 02:51 WIB
Image Print
Siswa yang terjaring Satpol PP Kabupaten Agam

Lubukbasung, (Antara) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Agam menjaring 13 pelajar yang berkeliaran pada jam proses belajar mengajar (PBM), Senin. Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Agam Olkawendi di Lubukbasung, Senin, mengatakan para pelajar tersebut terjaring oleh anggota Satpol PP setempat saat berada di warung dan warung internet sekitar sekolah. "Mereka terjaring dalam operasi rutin Satpol PP saat duduk di warung dan warnet pada jam pelajaran," katanya. Ia mengatakan, ke 13 siswa ini berasal dari siswa SMP Muhammadiyah Lubukbasung sebanyak dua orang, siswa SMPN 5 Lubukbasung sebanyak dua orang, SMAN Muhammadiyah Lubukbasung sebanyak satu orang. Lalu, SMPN 6 Lubukbasung sebanyak satu orang, SMPN 2 Lubukbasung sebanyak satu orang, SMPN 1 Lubukbasung sebanyak satu orang. Selain itu, SMPN 3 Lubukbasung sebanyak satu orang, SMAN 2 Lubukbasung sebanyak dua orang, SMKN 1 Tanjung Raya sebanyak dua orang. "Siswa yang terjaring di warnet ini merupakan laporan dari salah seorang siswa yang terjaring. Pemilik warnet kita minta membuat selebaran untuk menolak siswa berpakaian seragam masuk ke warnet mereka," katanya. Ia menambahkan, ke 13 siswa ini dibawa ke Mako Satpol PP Kabupaten Agam. Sesampai di Mako Satpol PP Kabupaten Agam, mereka diminta untuk baris berbaris dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, orang tua dan pihak sekolah mereka dipanggil. Mereka diserahkan ke orang tua setelah membuat surat peryataan diatas materai 6.000. "Data mereka ini juga serahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga," katanya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Fauzir, menyambut baik kegiatan operasi rutin yang dilakukan oleh Satpol PP, sehingga tidak ada lagi siswa yang berkeliaran saat proses belajar mengajar berlangsung. Fauzir berjanji akan segera memangil kepala sekolah bersangkutan untuk menyikapi permasalahan ini. "Saya dan kepala sekolah tidak bosan-bosannya untuk menyikapi siswa yang bolos. Majelis guru juga mengingatkan siswanya agar tidak bolos saat PBM," katanya. (*/ari)



Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026