
Menlu: Mesir Tak Berencana Revisi Usulan Gencatan Gaza

Kairo, (Antara/Reuters/AFP) - Mesir tidak berencana untuk merevisi usulan gencatan senjata untuk mengakhiri pertempuran di Gaza antara Israel dan gerakan Hamas Palestina , yang telah menolak prakarsa itu, kata menteri luar negeri di Kairo, Sabtu. "(Gencatan senjata) ini menyediakan kebutuhan semua pihak dan kami akan terus menawarkan, dan kami berharap untuk mendapatkan dukungan mereka sesegera mungkin," kata Sameh Shukri dalam satu konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius. Komentar itu dibuat setelah Fabius mengadakan pembicaraan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengenai krisis Gaza. Sampai hari ke-12 serangan Israel terhadap Gaza telah menewaskan 318 orang, yang menimbulkan kecaman dan kutukan berbagai pemimpin dunia. Sementara itu Menlu Laurent Fabius Sabtu "mendesak" gencatan senjata di Gaza dan memperpanjang dukungan prakarsa Mesir yang diterima oleh Israel tetapi ditolak oleh musuhnya Hamas itu. Fabius mengeluarkan seruan itu pada konferensi pers di Kairo setelah pembicaraan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, yang menggalang dukungan internasional bagi usulan gencatan senjata di Kairo. Menlu Mesir Sameh Shukri, Jumat, menegaskan kembali seruannya pada semua pihak untuk bergabung dengan prakarsa Mesir untuk gencatan senjata di Jalur Gaza sebagai langkah pertama menuju pembukaan kembali perlintasan perbatasan dan dimulainya kembali pembicaraan damai Palestina-Israel. Dalam konferensi pers bersama dengan timpalannya dari Prancis, Laurent Fabius, Syukri mengatakan: "Kami masih berharap untuk mengakhiri konflik dan menghentikan pertumpahan darah. "Rafah antara Mesir dan Gaza selalu terbuka untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan rakyat Palestina," jelasnya. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
