
Polisi: Dua Tentara Cedera Dalam Ledakan Ranjau Darat di Filipina

Kota Davao, Filipina, (Antara/Xinhua-OANA) - Satu bom rakitan meledak di Filipina Selatan pada Jumat pagi, dan melukai dua prajurit pemerintah, kata polisi. Bom rakitan tersebut yang diduga dipasang oleh gerilyawan Tentara Rakyat Baru (NPA) meledak saat satu kendaraan militer melewati satu jalan di Desa San Jose, di Kota Kecil Monkayo, Provinsi Lembah Compostela di Mindanao, sekitar pukul 05.30 waktus etempat, kata Alexander Serrano, Kepala Polisi di kota kecil itu. "Dua prajurit cedera setelah bahan peledak rakitan yang dipasang di pinggir jalan meledak," kata Serrano melalui telepon kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia menambahkan semua korban cedera dibawa ke satu rumah sakit lokal untuk dirawat. Militer Filipina telah menuduh kelompok gerilyawan sayap-kiri itu, yang memiliki 4.000 anggota, melancarkan pemboman dengan menggunakan ranjau darat --yang dilarang di dunia internasional-- sehingga menewaskan ratusan personel keamanan dan warga sipil di Filipina Selatan dalam beberapa tahun belakangan. NPA, sayap bersenjata Partai Komunis Filipina, melancarkan perang gerilyawan di 60 provinsi Filipina sejak 1969. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
