Logo Header Antaranews Sumbar

Inggris Tingkatkan Kehadiran Militer di Bosnia-Herzegovina

Selasa, 10 Juni 2014 19:14 WIB
Image Print

London, (Antara/Xinhua-OANA) - Inggris menggelar 90 tambahan personel militerdi Bosnia-Herzegovina untuk "mengawasi, memantau dan mencegah kerusuhan massa" di negeri tersebut, kata Kementerian Pertahanan Inggris pada Senin (9/6). Dua pleton pengawas akan dikirim ke Bosnia-Herzegovina untuk bertugas selama enam bulan, selama masa pemilihan umum di negeri itu dan akan dipusatkan di Markas EUFOR (Pasukan Uni Eropa) Althea di Sarajevo, kata Kementerian Pertahanan Inggris. Dukungan tambahan itu disediakan setelah permintaan dari Wakil Komandan Tertinggi Sekutu Eropa, kata kementerian tersebut, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam. Ditambahkannya, pelatihan untuk memperoleh pelajaran yang dilaksanakan setelah kerusuhan di Bosnia-Herzegovina pada Februari menyoroti perlunya bagi "kemampuan tambahan" di EUFOR Althea, termasuk kesadaran situasional dan perencanaan operasional. "Pemilihan umum Oktober adalah tonggak sejarah penting dan perjalanan Bosnia-Herzegovina ke arah kemakmuran dan keamanan jangka panjang. Sumbangan tambahan dari Inggris ini akan memperkuat misi guna memelihara kestabilan selama masa pemilihan umum," kata Andrew Murrison, Menteri Inggris Urusan Strategi Keamanan Internasional. Satu pernyataan dari Kementerian Pertahanan mengatakan pasukan EUFOR yang berpusat di Bosnia-Herzegovina telah menjadi bagian dari misi militer lama Uni Eropa guna menjamin "keselamatan dan keamanan" Bosnia-Herzegovina, dan Angkatan Darat Inggris telah memberi sumbangan personel buat misi tersebut sejak 2004. Bosnia-Herzegovina dijadwalkan menyelenggarakan pemilihan presiden dan pemilihan umum pada Oktober. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026