Logo Header Antaranews Sumbar

UNP Wisuda 1.131 Mahasiswa

Sabtu, 7 Juni 2014 19:55 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Universitas Negeri Padang (UNP) mewisuda sebanyak 1.131 mahasiswa pada wisuda ke 100 kali yang dilakukan universitas tersebut, Sabtu."Pada wisuda yang ke seratus ini, diwisuda sebanyak 1.131 mahasiswa. Wisudawan terbanyak adalah mahasiswa Program Sarjana (S1)," kata Rektor UNP Yanuar Kiram, usai membacakan sambutannya pada wisuda di Gedung Olahraga (GOR) UNP, Sabtu.Ia mengatakan, wisuda yang ke seratus tersebut memiliki makna tersendiri bagi UNP. Yang pertama adalah makna sejarah, dan makna pencapaian.Pada kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat kepada UNP. Dimana UNP tetap menjadi favorit, setiap dilaksanakan pembukaan mahasiswa baru."Kepercayaan dari masyarakat, adalah salah satu yang menyebabkan UNP tetap bertahan hingga saat ini. Semoga kepercayaan yang diberikan, dapat di jaga UNP," katanya.Saat ditanyai tentang kelanjutan nasib para mahasiswa yang telah diwisuda, Yanuar mengklaim jika UNP tetap memperhatikannya."Kami tetap mencermati, melalui jaringan Ikatan Alumni UNP. Namun yang terpantau tentu mahasiswa yang terdaftar dalam jaringan itu saja, yang belum silahkan mendaftar dan bertanya kepada pihak kampus," katanya.Sedangkan Dekan Fakultas Tekhnik Ganefri, mengatakan, setelah wisuda tersebut para mahasiswa akan diberikan masa tunggu selama 6 bulan.Dimana saat masa tunggu tekah habis, sedangkan mahasiswa belum mendapatkan pekerjaan, pihak universitas mengimbau agar mahasiswa tersebut kembali ke kampus."Mahasiswa yang dalam waktu 6 bulan belum mendapatkan pekerjaan, diharapkan untuk datang kembali ke universitas. Karena di universitas informasi tentang juga banyak didapatkan," katanya.Ia misalkan seperti di Fakultas Tekhnik, informasi tentang dunia industri banyak dimiliki. Karena UNP juga memiliki kerjasama yang baik dengan dunia kerja, dan usaha. Sedangkan untuk Fakultas Teknik UNP, katanya, selain mempersiapkan tenaga kerja yang handal, juga mempersiapkan guru produktif bagi sekolah kejuruan.Ia mengatakan, di Indonesia Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tumbuh sebanyak 70 buah dalam satu tahun, seiring dengan pertumbuhan sebanyak 200.000 siswa per tahun. Sehingga kekurangan sebanyak 16.000 guru produktif."Melalui program dan tujuan yang jelas, Fakultas Tekhnik UNP berupaya untuk menyiapkan calon berkompeten, mengisi kekurangan guru tersebut. Selain itu tekhnik UNP salah satu yang terbaik di Sumatera dalam menyiapkan guru kejuruan, bersama dengan Univeristas Negeri Medan," ujarnya. (hul)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026