Jakarta, (ANTARA) - Ketua Umum Partai Karya Republik (Pakar) Ari Haryo Wibowo Hardjojudanto mengatakan pihaknya belum melengkapi persyaratan 30 persen kepengurusan perempuan dalam verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU, di kantor DPP partainya di Jakarta, Rabu. "'Alhamdulillah' tadi kita sudah diverifikasi, kami hanya belum lengkap di kepengurusan perempuan saja. Bukan tidak ada, namun mereka ada kesibukan lain," jelas Ketua Umum Pakar yang akrab dipanggil Ari Sigit. Cucu mendiang mantan Presiden Soeharto itu mengatakan bahwa jadwal verifikasi faktual yang mendadak menyebabkan beberapa pengurus perempuan Partai Karya Republik berhalangan hadir. "Jadwal yang diberikan KPU secara mendadak sehingga ada kader kami yang tidak bisa datang karena bekerja, dan sebenarnya ada yang akan datang tapi masih dalam perjalanan," kata dia. Ari Sigit mengatakan meskipun partainya belum melengkapi kepengurusan perempuan, namun dia tetap optimistis dapat lolos verifikasi faktual. "'Insya Allah' kami lolos dalam verifikasi ini," ujar dia. Mulai Rabu (5/12) hingga Jumat (7/12) KPU melakukan verifikasi faktual terhadap 18 partai politik yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi. Verifikasi faktual tersebut sebagai bentuk tindaklanjut atas putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (*/jno)