Jakarta, (Antara) - Kementerian Pertahanan akan menyerahkan 16 unit pesawat tempur jenis T 50i produksi Korea Selatan kepada Markas Besar TNI dan Mabes TNI Angkatan Udara, Kamis (13/2) di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Ketua Panitia Serah Terima Pesawat T 50i, Kol Tek Iwan Agung di Jakarta, Selasa, mengatakan serah terima pesawat tempur sebagai alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AU tersebut akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pejabat terkait dan sesepuh TNI AU yang pernah mengawaki pesawat Hawk MK 53 yang akan digantikan T 50i. Menurut dia, serah terima dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma bertujuan untuk efisiensi waktu dan tempat bagi Presiden Yudhoyono dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. "Sebenarnya ke-16 unit pesawat tempur yang akan memperkuat Lanud Iswahyudi, Madiun tersebut akan diserahterimakan di Madiun, namun mengingat kesibukan Presiden dan Menteri Pertahanan, maka Lanud terdekat dari Jakarta adalah Lanud Halim Perdanakusuma sebagai lokasi yang tepat untuk serah terima pesawat," kata Iwan yang menjabat sebagai Kepala Dinas Logistik Lanud Iswahyudi, Madiun ini. Ditambahkan selain serah terima pesawat tempur T 50i, rangkaian acara serah terima pesawat akan diisi pula dengan inspeksi alutsista udara TNI yang meliputi pesawat tempur, pesawat angkut dan helikopter oleh Presiden SBY. Bermacam jenis pesawat milik TNI yang berasal dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI AU dijajarkan secara teratur mendampingi pesawat tempur T 50i di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma untuk diperlihatkan pada Presiden. Acara akan diisi juga dengan demo udara dari pesawat Grob sebagai pesawat latih TNI AU dari Wingdikterbang Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta kemudian Pesawat Sukhoi yang mendampingi pesawat tempur T 50i saat melakukan 'pass' serta tarian selamat datang dari Jawa Timur untuk menyambut kedatangan pesawat tempur T 50i di bumi Indonesia. (*/jno)