26 DPW Tidak Setuju Deklarasi Capres PPP
Sabtu, 8 Februari 2014 16:12 WIB
Bandung, (Antara) - Sebanyak 26 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan tidak menyetujui adanya deklarasi bakal calon presiden dari PPP dalam Mukernas II PPP.
"Kami sepakat untuk tidak ada deklarasi capres," kata Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan Amir Uskara di sela-sela Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II PPP di Bandung, Sabtu.
Menurut Amir, PPP saat ini harus berfokus pada pemenangan Pileg 2014 terlebih dulu untuk mengetahui jumlah persentase kursi PPP di parlemen.
Dikatakannya, jika PPP tetap melaksanakan deklarasi capres, dan ternyata perolehan Pileg tidak memenuhi ambang batas presidential threshhold, maka PPP harus berkoalisi dengan parpol lain yang akan mementahkan hasil deklarasi karena adanya proses tawar menawar.
"Kalau ternyata nanti PPP tidak bisa berdiri sendiri, kan harus koalisi, ada tawar menawar. Artinya akan mementahkan apa yang disepakati dalam Mukernas," kata Amir Uskara.
Dalam Mukernas tersebut, sebanyak 26 DPW PPP mengajukan sembilan nama bakal capres kepada DPP untuk diseleksi sehingga hanya ada satu nama yang akan dicalonkan sebagai bakal capres setelah Pileg usai dilaksanakan.
Terkait peluang Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali untuk menjadi capres dari PPP, menurut Amir, Surya tetap memiliki peluang besar karena posisi sentralnya di PPP.
"Sebagai tokoh sentral, SDA (Suryadharma Ali) tetap punya peluang diantara yang lain," katanya.
Sembilan nama yang diusung oleh 26 DPW PPP yakni Ketum DPP PPP Suryadharma Ali, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, Bupati Kutai Timur Isran Noor, putri mendiang Gus Dur, Yenny Wahid, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan Khofifah Indar Parawansa.
Amir mencatat, 26 DPW tersebut adalah seluruh DPW PPP di Tanah Air kecuali Bengkulu, Aceh, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tenggara. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perkuat pelestarian adat di perantauan, Wako Ramlan audiensi bersama IKM Sumatera Utara
10 October 2025 14:08 WIB
DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sumbar masa bakti 2025--2030 resmi dilantik
04 October 2025 16:40 WIB
PAN Sumbar bagikan 80 ton beras hingga 30 unit ambulans gratis bagi masyarakat
14 September 2025 20:04 WIB
Anggota DWP Padang Panjang mendapat edukasi pencegahan bahaya kebakaran
18 February 2023 15:22 WIB, 2023
Bupati: PKPS Bali diminta turut bantu pengentasan kemiskinan Pesisir Selatan, bagikan zakat ke kampung
14 November 2022 18:09 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018