Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat pemotongan hewan kurban meningkat dari 5.660 ekor pada 2025 menjadi 5.858 ekor pada 2026.

"Peningkatan pemotongan hewan kurban pada tahun ini sebanyak 198 ekor atau sekitar 3,5 persen," kata Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan jumlah hewan kurban yang akan disembelih pada 2026 sebanyak 5.858 ekor dengan rincian sapi 5.730 ekor, kerbau satu ekor dan kambing 127 ekor.

Pemotongan hewan kurban relatif tersebar merata diseluruh kecamatan di Kabupaten Agam.

"Pemotongan hewan kurban di masjid dan mushala tersebar di 16 kecamatan," katanya.

Pemkab Agam terus menggelorakan semangat berkorban ini di tengah-tengah masyarakat karena ibadah kurban mempunyai hikmah yang sangat penting.

"Bisa kita implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat rasa ikhlas, kebersamaan dan senyum," katanya.

Hari raya kurban juga disebutkan juga hari raya sosial. Pada Idul Adha tidak boleh ada sekat antara si kaya dan si miskin, melalui sebungkus daging, ditebar senyuman dan merajut kembali silaturrahmi. 

Inilah yang saat ini dibutuhkan oleh saudara-saudara yang menjadi korban bencana alam Hidrometrologi. 

Mereka butuh dukungan moril, bantuan serta semangat untuk bangkit kembali.

"Masih banyak mereka yang kehilangan rumahnya masih tinggal di hunian sementara yang sempit dan minim fasilitas, sudah saatnya kita membantu mereka," katanya.