Pariaman (ANTARA) - DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat mendukung pelaksanaan 'sport tourism' atau wisata olahraga yang dilaksanakan baik oleh pemerintah setempat maupun sejumlah pihak lainnya di daerah itu karena dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. 

"Di Kota Pariaman saat ini banyak dilaksanakan 'ivent-ivent' (kegiatan) wisata olahraga," kata Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim di Pariaman, Jumat. 

Ia mengatakan dengan pelaksanaan kegiatan dengan konsep wisata olahraga tersebut maka wisatawan yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia akan menginap di Pariaman agar bisa mengikuti rangkaian kegiatan. 

Menurutnya kegiatan tersebut dapat mengatasi permasalahan wisata yang terjadi di Pariaman selama ini yaitu tingkat hunian kurang meskipun kunjungan wisatawan banyak. 

"Jadi (sebelumnya) wisatawan tidak menginap di Pariaman, alasannya fasilitas (yang kurang) sehingga membuat mereka tidak nyaman," katanya.

Ia menyampaikan dengan wisatawan menginap di Pariaman atau tinggal lebih lama di Pariaman maka dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dari berbagai sektor karena semuanya saling berkaitan. 

Ia meminta warga di daerah itu untuk dapat memanfaatkan kegiatan-kegiatan wisata yang dilaksanakan di daerah itu secara maksimal untuk peningkatan perekonomian namun tetap mengutamakan sisi keramahan. 

"Sayang anggaran yang dikeluarkan banyak tapi tidak dimanfaatkan dengan baik untuk peningkatan perekonomian," tambahnya. 

Diketahui Muhajir menyampaikan terkait program pariwisata tersebut juga pada saat mengunjungi warga setempat khususnya ketika pelaksanaan Safari Ramadhan. 

Untuk diketahui investasi di sektor pariwisata di daerah itu khususnya penginapan dan kafe mulai meningkat dan juga lebih representatif karena melihat potensi kegiatan wisata yang sering dilaksanakan di daerah itu. 

Pemerintah Kota Pariaman mencatat pada 2025 investasi di sektor pariwisata mencapai Rp4,4 miliar naik sekitar Rp825 juta dari tahun 2024 yang hanya sekitar Rp3,6 miliar.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bersama komunitas dan sejumlah pihak di daerah itu mengagendakan 43 kegiatan sepanjang 2026 guna menyemarakkan kota wisata tersebut sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah yang dijuluki Kota Tabuik tersebut.

"Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak di Pariaman mulai dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, Universitas Sumatera Barat hingga komunitas guna menghimpun kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang 2026 untuk dimasukkan ke dalam kalender 'event'," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi di Pariaman.

Ia mengatakan 43 kegiatan tersebut terdiri ke dalam sejumlah kategori mulai dari seni dan budaya hingga olahraga yang diyakini dapat mendatangkan banyak kunjungan wisatawan ke Pariaman.