Lubukbasung (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat Ilham menyatakan kehadiran pusat oleh-oleh khas Danau Maninjau sebagai wajah baru bagi ekonomi kreatif di kawasan danau vulkanik tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Kehadiran Pusat Oleh-oleh Uni Lina menjadi pintu gerbang baru bagi UMKM Maninjau untuk menembus pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat identitas ekonomi kreatif daerah," kata Ilham di Lubuk Basung, Minggu.
Ia mengatakan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi ekonomi masyarakat setempat.
Kini, setiap kunjungan ke Danau Maninjau tidak lagi lengkap tanpa membawa pulang buah tangan khas yang dikemas dengan baik yang tersedia di Pusat Oleh-oleh Uni Lina.
"Pusat oleh-oleh Uni Lina ini menjual berbagai produk lokal di daerah itu," katanya.
Pemilik Pusat Oleh-oleh Uni Lina, Robi Azhari mengatakan tokoh ini bukan hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga wadah untuk mempertemukan karya-karya terbaik UMKM Tanjung Raya dengan wisatawan maupun pasar yang lebih luas.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya Pusat Oleh-oleh Uni Lina ini, sehingga produk UMKM milik warga bisa dipasarkan disini," katanya.
Pusat Oleh-oleh Uni Lina menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari olahan ikan, kopi khas Maninjau, makanan ringan dan kerajinan tangan yang semuanya terjamin kualitasnya, berizin edar, serta bersertifikat halal.
Salah seorang pelaku UMKM, Netti menambahkan outlet ini sangat membantu dalam memperkenalkan dan memasarkan produk pelaku usaha di Tanjung Raya.
Selama ini, pemasaran selalu menjadi tantangan terbesar, terutama di era digital.
"Dengan adanya Pusat Oleh-oleh Uni Lina, produk khas Maninjau kini lebih mudah dikenal dan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang," katanya.