Logo Header Antaranews Sumbar

Padang Pariaman terima alat pembuatan briket dari tongkol jagung dari Pemprov Sumbar

Kamis, 5 Maret 2026 19:02 WIB
Image Print
Alat perekayasaan pembuatan briket atau bahan bakar alternatif berbahan dasar tongkol jagung dari Balitbangda Sumbar untuk Kabupaten Padang Pariaman. Antara/Istimewa 

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat menerima bantuan alat perekayasaan pembuatan briket atau bahan bakar alternatif berbahan dasar tongkol jagung dari pemerintah provinsi (Pemprov) setempat guna mengakselerasi peningkatan perekonomian petani di sektor komoditas tersebut.

"Tongkol jagung yang selama ini mungkin dianggap sebagai limbah ternyata dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan ramah lingkungan," kata Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis di Parik Malintang, Kamis.

Bantuan teknologi tepat guna ini diserahkan sebagai upaya optimalisasi limbah pertanian, mengingat jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang tengah diminati petani setempat karena harganya saat ini yang relatif tinggi dan stabil

John mengatakan bantuan tersebut merupakan esensi sebuah inovasi karena mampu mengubah tantangan menjadi peluang, serta mentransformasikan potensi menjadi kekuatan ekonomi riil bagi masyarakat.

Menurutnya, dukungan alat ini diharapkan dapat memotivasi para inovator daerah untuk terus berkreasi dalam memanfaatkan sumber daya lokal serta mengembangkan teknologi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Daerah Provinsi Sumbar yang telah berkontribusi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memacu semangat inovasi di Padang Pariaman.

Bupati menegaskan, Pemkab Padang Pariaman akan terus mendorong lahirnya terobosan-terobosan baru yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di sektor pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan daya saing ekonomi.

"Kami berharap dengan adanya alat tersebut maka petani dapat memanfaatkan tongkol jagung untuk memproduksi briket sehingga perekonomian mereka dapat meningkat," ulasnya.

Kehadiran alat pembuat briket ini dinilai strategis mengingat produksi jagung di Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan angka yang signifikan yaitu puluhan ribu ton pertahun.

Dengan volume produksi yang besar, ketersediaan bahan baku tongkol jagung sangat melimpah sehingga hilirisasi menjadi briket dianggap sebagai langkah tepat untuk menambah pendapatan petani di luar penjualan biji jagung.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026