Golkar: Aburizal Bakrie Tetap Capres Walau Berkoalisi
Selasa, 22 Oktober 2013 12:57 WIB
Tantowi Yahya
Jakarta, (Antara) - Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Tantowi Yahya mengatakan bahwa partainya sejauh ini akan tetap mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden untuk Pemilu 2014 walaupun Golkar nantinya harus berkoalisi dengan partai politik lain.
"Kalau membicarakan konteks kepartaian, perwakilan dari Partai Golkar untuk Pilpres (Pemilihan Presiden) 2014, ya perwakilan dari Golkar itu adalah Pak Aburizal Bakrie," kata Tantowi saat ditemui sebelum rapat paripurna DPR di Jakarta, Selasa.
Pernyataan tersebut ia sampaikan untuk menanggapi wacana koalisi antara Partai Golkar dan PDI Perjuangan untuk Pemilu 2014.
Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan untuk memasangkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pilpres 2014, ia mengatakan hal itu kemungkinan besar tidak akan terjadi.
"Kalau dalam konteks kepartaian, tentu tidak mungkin menggandengkan antara Pak Jokowi dan Pak JK (Jusuf Kalla). Itu karena
Calon kami itu sudah final Pak Aburizal Bakrie," ujarnya.
Tantowi juga mengatakan bahwa hal utama yang akan dibahas dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Golkar, yang akan dilaksanakan pada November, adalah perihal figur yang cocok untuk menjadi cawapres partai tersebut.
"Saya rasa isu yang sangat menarik untuk dibahas dalam Rapimnas Golkar nanti adalah mengenai siapa yang dianggap cocok untuk mendampingi ARB (Aburizal Bakrie) sebagai cawapres," katanya.
Ia menyebutkan dalam beberapa pertemuan dan rapat Partai Golkar memang telah muncul beberapa nama yang dinilai layak menjadi cawapres untuk mendampingi Aburizal Bakrie.
"Beberapa nama yang muncul dan sekarang ini gemilang di panggung politik, seperti Mahfud MD, Dahlan Iskan, dan Jokowi," ungkapnya.
Walaupun demikian, ia juga mengatakan pemilihan cawapres Partai Golkar akan diputuskan oleh Ketua Umum partai tersebut yang juga merupakan capres partai.
"Soal cawapres ini tentu akan dibahas nanti, tetapi sesuai dengan amanat rapimnas tahun lalu, yang akan memutuskan sosok yang akan menjadi cawapres Partai Gokar untuk mendampingi Pak ARB, ya Pak ARB sendiri," kata anggota Komisi I DPR itu.
Sehubungan dengan adanya kemungkinan PDIP yang memenangkan Pemilu Legislatif 2014 sehingga Partai Golkar harus membuat kesepakatan politik bila ingin berkoalisi dengan PDIP, di mana capres yang diusung harus berasal dari PDIP, Tantowi mengatakan sejauh ini Golkar belum mempertimbangkan langkah antisipasi untuk hal itu.
"Politik itu kan dinamis maka kita lihat saja dulu hasil pemilu legislatif. Namun, yang pasti posisi kami sekarang adalah ARB merupakan capres Partai Golkar," kata dia.
"Selama ini tidak ada wacana untuk mencawapreskan ARB. Karena sejak awal Aburizal Bakrie itu adalah capres Partai Golkar," ujar Tantowi menambahkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinasehati Aburizal, Erick Thohir nyatakan tetap jaga persahabatan dengan Sandiaga
09 October 2018 6:29 WIB, 2018
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018