JK Serahkan Soal Capres pada Golkar
Minggu, 22 September 2013 9:48 WIB
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Antara)
Semarang, (Antara) - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyerahkan soal calon presiden yang akan diusung Partai Golkar apakah tetap menjagokan Aburizal Bakrie atau tidak kepada pengurus partai tersebut.
"Saya tidak bisa menilai. Yang bisa menilai kan Golkar sendiri, termasuk pengurus di daerah-daerah," katanya, usai kegiatan jalan sehat kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah di Semarang, Minggu.
Peningkatan elektabilitas capres yang dijagokan Golkar, yakni Aburizal Bakrie atau Ical, kata dia, berkaitan dengan kemampuan para pengurus partai hingga ke daerah-daerah, termasuk upaya-upaya untuk meningkatkan elektabilitasnya.
Berkaitan dengan polemik antara Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tanjung dengan Ketua Umum Golkar Ical soal usulan konvensi capres jika elektabilitas Ical masih rendah, ia enggan memberikan komentar.
"Ya itu kan antara ketua umum dengan dewan pertimbangan. Tentu biasa terjadi mereka saling memberikan pertimbangan-pertimbangan. Itu hak masing-masing mereka lah," kata Ketua Umum PMI tersebut.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu juga enggan berkomentar saat ditanya apakah pencapresan Ical sudah menjadi harga mati bagi parpol berlambang pohon beringin itu pada Pemilu 2014.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung menyarankan agar Golkar melakukan konvensi capres jika elektabilitas Ical yang dijagokan sebagai capres masih belum meningkat.
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie telah dicalonkan sebagai presiden melalui forum Rapimnas pada tahun 2012, namun Akbar menilai bahwa pencalonan itu masih jauh dari ekspektasi kader Partai Golkar.
Akbar yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar mengatakan idealnya capres di Partai Golkar dilakukan melalui mekanisme konvensi seperti yang pernah dilakukan menjelang Pemilu 2004 yang dinilainya cukup berhasil.
Ketika konvensi tidak lagi dilakukan Partai Golkar, kata Akbar, elemen partai pun banyak yang terabaikan seperti tidak diperhitungkannya suara dari DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran serahkan kunci 11 unit Hunsela bagi warga terdampak bencana di Kapalo Koto
26 January 2026 14:57 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018