Logo Header Antaranews Sumbar

Gubernur Sumbar serahkan gagasan optimalisasi wakaf ke Menag

Rabu, 4 Februari 2026 15:53 WIB
Image Print
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kiri) menyerahkan gagasan dan rekomendasi wakaf kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta. Antara/HO-Humas Pemprov Sumbar

Kota Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyerahkan gagasan optimalisasi wakaf yang tertuang dalam dokumen rekomendasi hasil Seminar Wakaf Internasional kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jakarta.

"Rekomendasi yang diserahkan merupakan rumusan gagasan dan pandangan strategis untuk mengoptimalkan peran wakaf serta dana umat untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Jakarta melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang, Rabu.

Mahyeldi mengatakan penyerahan rekomendasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Sumbar untuk mendorong pengelolaan wakaf dan dana umat, agar lebih produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil seminar Wakaf Internasional yang diadakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar pada 14–16 November 2025 yang menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk mendorong penguatan dan pengelolaan potensi ekonomi syariah, agar lebih terarah dan berkelanjutan.

Eks Wali Kota Padang itu mengatakan potensi dana umat, seperti zakat dan wakaf, memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan apabila dikelola secara profesional dan berlandaskan prinsip tata kelola yang baik.

"Penyerahan rekomendasi ini sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi antara Sumbar dengan Kementerian Agama dalam menyelaraskan langkah pengelolaan potensi ekonomi syariah," ujar Mahyeldi.

Audiensi itu juga menjadi langkah penting dalam mendorong peralihan dari tataran konseptual menuju implementasi nyata pengelolaan ekonomi syariah di Sumbar, khususnya melalui optimalisasi wakaf dan dana umat sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026