Bukittinggi (ANTARA) - Sebanyak 199 keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh Sumatera Barat kini dapat menikmati listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD) PT PLN (Persero).

Bantuan penyambungan listrik gratis dari donasi pegawai menjadi kado awal 2024 yang digelar sesaat setelah pelaksanaan Apel Bulan K3 Nasional di Bukittinggi pada Rabu (24/01) lalu.

Penyalaan dilakukan oleh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi Rudi Hamiri, Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Sumbar Yenti Elfina, serta Manager Unit Layanan Pelanggan Bukittinggi Syamsul Bahri dan dilaksanakan juga secara serentak di seluruh unit layanan pelanggan PLN UID Sumbar. 

Andi Difta, salah seorang petani sekaligus penerima manfaat program LUTD yang berasal dari daerah Panganak Banuhampu, Bukittinggi, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran PLN untuk melistriki rumahnya. Andi berujar selama ini Ia dan keluarganya hanya bertopang pada bantuan tetangga untuk menyalur listrik.

“Alhamdulillah, terima kasih PLN atas bantuan yang luar biasa ini, selama ini kami hanya bertumpu pada tetangga sehingga aktivitas kami serba terbatas. Kami sangat senang karena dengan adanya listrik anak-anak bisa belajar siang dan malam. Langkah PLN hari ini sangat berarti untuk kami. Semoga kedepan banyak juga keluarga kurang mampu mendapatkan listrik gratis seperti kami,” imbuhnya penuh haru. 

Secara rinci, program LUTD dalam momen bulan K3 Nasional disalurkan ke berbagai titik. Di Sumatera Barat, sebanyak 199 keluarga merasakan manfaat listrik gratis ini yang terdiri dari 26 pelanggan dari wilayah kerja Unit Pelaksana Pelanggan (UP3) Padang, 60 pelanggan dari UP3 Bukittinggi, 109 pelanggan dari UP3 Solok dan 4 pelanggan dari UP3 Payakumbuh. 

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan penyalaan LUTD dalam momen Bulan K3 Nasional adalah wujud rasa syukur PLN UID Sumbar atas pencapaian zero accident tahun 2023 sekaligus mewujudkan komitmen atas kehadiran negara dan PLN dalam memberikan akses listrik merata bagi seluruh masyarakat. 

“Kami sangat bersyukur atas semakin banyaknya masyarakat kurang mampu yang mendapatkan akses listrik gratis dari donasi pegawai melalui program LUTD. Momentum kali ini juga sebagai ungkapan syukur atas semakin tingginya awareness terhadap budaya K3 sehingga Alhamdulillan pada tahun 2023 terwujud komitmen Zero Accident. Kami juga sangat berterima kasih atas dukungan seluruh stakeholder khususnya masyarakat yang terus mendukung upaya PLN dalam memberikan layanan listrik terbaik. Semoga dengan adanya listrik ini, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian,” ucap Eric.

Eric menambahkan, gerakan Light Up The Dream ini merupakan langkah nyata bagi masyarakat kurang mampu yang dilakukan pegawai PLN dengan mengumpulkan donasi untuk biaya penyambungan listrik.

Menurutnya lagi program LUTD menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE). Sehingga dapat mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

“Kami menyadari bahwa listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan primer masyarakat. Melalui program LUTD, pegawai dapat berkontribusi mewujudkan energi berkeadilan dan pemerataan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera sehingga mereka dapat menikmati kemerdekaan akan listrik,” terangnya lagi.

Terakhir, Eric memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar petugas PLN senantiasa sehat dan selamat dalam bekerja menjalankan bakti melistriki Negeri. Hal ini seiring dengan tema bulan K3 nasional “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha.”

Pewarta : Rilis-Fefi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024