Bupati Rusma Yul Anwar lepas peserta gerak jalan santai Komunitas Gerkatin
Senin, 25 September 2023 9:15 WIB
Bupati Rusma Yul Anwar lepas peserta gerak jalan santai Komunitas Gerkatin (ANTARA/HO-Pemkab Pessel)
Painan (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar melepas Gerak Jalan Santai Komunitas Gerakan Kesejahteraan untuk Tuna Runggu Indonesia (Gerkatin) Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional (BSII), Minggu (24/9) di halaman kantor bupati setempat.
Gerak jalan santai itu mengangkat tema " Sebuah Dunia Tempat Orang Tuli Bisa Berbahasa Isyarat Dimana Saja". Kegiatan tersebut diikuti Perwakilan Gerkatin Lintas Internasional dari Negara Jiran Malaysia sebanyak 3 orang.
Sebelum melepas rombongan Gerak Jalan Santai tersebut, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Anwar menyampaikan sambutan dibantu oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) atau Deaf Interpreter.
Disebutkan , bahwasanya memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional (BSII) ini bertujuan agar para difabel khususnya Tuna Runggu bisa mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat lainnya.
Salah satunya mendapatkan Informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bahasa Isyarat. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berupaya menghilangkan stigma.
" Ya, perbedaan antara saudara-saudara yang di fabel dan Non Fabel, bagaimanapun juga di Fabel tersebut mempunyai banyak kelebihan dan kapasitas sehingga juga sama dengan kita sebagai sebagai warga Negera Indonesia dalam mendapatkan hak-haknya," kata bupati.
Setelah pelaksanaan Gerak Jalan Santai Bupati Rusma Yul Anwar mengajak Kelompok Gerakan Kesejahteraan Untuk Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) makan siang bersama di rumah dinas bupati setempat.
Gerak jalan santai itu mengangkat tema " Sebuah Dunia Tempat Orang Tuli Bisa Berbahasa Isyarat Dimana Saja". Kegiatan tersebut diikuti Perwakilan Gerkatin Lintas Internasional dari Negara Jiran Malaysia sebanyak 3 orang.
Sebelum melepas rombongan Gerak Jalan Santai tersebut, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Anwar menyampaikan sambutan dibantu oleh Juru Bahasa Isyarat (JBI) atau Deaf Interpreter.
Disebutkan , bahwasanya memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional (BSII) ini bertujuan agar para difabel khususnya Tuna Runggu bisa mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat lainnya.
Salah satunya mendapatkan Informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bahasa Isyarat. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berupaya menghilangkan stigma.
" Ya, perbedaan antara saudara-saudara yang di fabel dan Non Fabel, bagaimanapun juga di Fabel tersebut mempunyai banyak kelebihan dan kapasitas sehingga juga sama dengan kita sebagai sebagai warga Negera Indonesia dalam mendapatkan hak-haknya," kata bupati.
Setelah pelaksanaan Gerak Jalan Santai Bupati Rusma Yul Anwar mengajak Kelompok Gerakan Kesejahteraan Untuk Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) makan siang bersama di rumah dinas bupati setempat.
Pewarta : Rls
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
11 Pejabat strategis Pemkab Pesisir Selatan dilantik, Bupati dorong terobosan baru
06 January 2026 10:16 WIB
Tim kesehatan DPP PDI Perjuangan tembus kampung yang sempat terisolasi di Pesisir Selatan
05 January 2026 13:26 WIB
Sepanjang 2025, Kejari Pesisir Selatan Tangani 276 SPDP dan Tuntaskan 145 Perkara
03 January 2026 6:46 WIB
Dirjen PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap Korban Bencana di Pesisir Selatan
27 December 2025 5:20 WIB
Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni serahkan 77 unit traktor roda empat untuk brigade pangan
22 December 2025 11:13 WIB
Berdialog dengan korban bencana, Rektor UNAND beri keringanan UKT bagi mahasiswa terdampak
22 December 2025 7:16 WIB