Propam Polda Periksa Kepala SPN Jambi
Rabu, 28 Agustus 2013 11:55 WIB
Jambi, (Antara) - Tim Propam Polda telah memeriksa Kepala SPN Jambi terkait kasus meninggalnya dua siswa SPN Hottua Halomoan Tampubolon dan Ferry Wahyudi saat menjalani pendidikan beberapa waktu lalu.
Kabid Propam Polda Jambi AKBP Nurcholis saat dikonfirmasi Rabu, mengatakan, kepala SPN sudah diperiksa sebagai saksi pada Sabtu lalu (24/8).
Sedangkan terhadap 17 instruktur, pihak Propam Polda Jambi masih melakukan pemeriksaan. "Para instruktur SPN itu sedang diperiksa, tinggal melengkapi berkasnya saja," kata Nurcholis.
Propam dan penanggung jawab profesi hingga kini terus merampung pemeriksaan kepada 17 Instruktur SPN atas kasus meninggalnya siswa SPN Hottua Halomoan Tampubolon dan Ferry Wahyudi.
Pemeriksaan diperkirakan akan berlangsung akhir Agustus nanti.
"Paling lambat akhir Agustus ini pemeriksaan sudah selesai," kata Nurcholis.
Dari hasil pemeriksaa nanti baru diketahui kesimpulanya.
Untuk diketahui Polda Jambi juga telah membentuk tim khusus, tim khusus terdiri dari Propam ,Brimob dan SPN.
Polda Jambi juga telah mengumumkan penyebab kematian Hottua Halomoan Tampubolon siswa calon brigadir SPN ,pondok meja ,Kecamatan Mestong ,Kabupaten Muaro Jambi.
Dari hasil kesimpulan visum tim Labpor Polda Sumatera Selatan, atas Hottua Halomoan Tampubolon bahwa pemeriksaan luar dan dalam tidak ada ditemukan kekerasan namun ditemukan kerusakan organ vital seperti jaringan otak, jantung dan kantung kemih akibat tinggi suhunya suhu udara.
Penyebabnya akibat cuaca yang esktem sedangkan untuk penyebab kematian Fery Wahyudi dipastikan sama dengan Hottua yakni akibat cuaca ekstrem. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 WNA kendalikan sindikat judi daring di Bali, patroli siber Polisi bongkar jaringannya
07 February 2026 14:16 WIB