Seberapa banyak sih konsumsi gula yang baik dalam sehari agar terhindar dari diabetes?
Kamis, 26 Januari 2023 21:30 WIB
Sorang dokter memeriksa tekanan darah dan gula darah warga usai mengikuti senam massal di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Aceh, Minggu (27/11/2022). ANTARA FOTO/Ampelsa/tom.
Jakarta (ANTARA) - Pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Rimbawan mengingatkan bahwa konsumsi gula orang dewasa maksimal 50 gram atau empat sendok makan per hari, agar terhindar dari berbagai risiko penyakit termasuk diabetes melitus.
"(Konsumsi gula) maksimal 50 gram atau empat sendok makan. Risiko yang kita hadapi kalau berlebihan adalah kita kelebihan kalori, sehingga kita berisiko obesitas. Ketika obesitas, penyakit tidak menular akan datang menghampiri salah satunya diabetes melitus," kata Rimbawan saat bertemu media di Gading Serpong, Tangerang Selatan, Kamis.
International Diabetes Federation (IDF) pada 2021 mencatat 537 juta orang dewasa atau 1 dari 10 orang di dunia hidup dengan diabetes. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak sekitar 19,5 juta orang.
Agar masyarakat bisa menjaga konsumsi gula setiap harinya, Rimbawan mengatakan bahwa salah satu yang dapat menjadi solusi adalah pemberian label gizi pada produk pangan. Sayangnya, menurut dia, orang Indonesia sering tidak memahami bahkan tidak mau membaca label pangan.
Melihat hal tersebut, supermarket Super Indo berupaya memberikan edukasi serta mendorong masyarakat untuk memilih pangan yang lebih sehat melalui sistem navigasi kandungan gula atau indikator gula per 100 mililiter pada produk minuman yang dijual di semua gerai Super Indo.
Baca juga: Perlu upaya bersama tanggulangi diabetes di Indonesia
Baca juga: Jaga kadar gula darah agar terhindar dari risiko komplikasi diabetes
Saat ini, indikator gula diterapkan pada lima kategori produk minuman yaitu jus, minuman siap saji, minuman ringan, tonik, dan air minum dalam kemasan. Adapun indikator gulanya terdiri dari empat tingkatan yaitu kuning (kandungan gula kurang dari 0,5 gram), jingga muda (kandungan gula 0,5-6 gram), jingga (kandungan gula 6-12 gram), dan jingga tua (kandungan gula lebih dari 12 gram).
"Dengan adanya navigasi kadar gula di rak, pelanggan kami akan tertarik memeriksa kadar gula pada label nutrition fact di setiap produk, sehingga membantu mereka dalam pengambilan keputusan," kata President Director Super Indo Johan Boeijenga.
Upaya tersebut, menurut Johan, sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menjadikan makanan sehat dapat diakses serta terjangkau di mana saja dan kapan saja.
"Konsumen tidak hanya ingin makan lebih sehat, tapi juga berperan untuk keberlanjutan dan mencari retailer yang bisa membantu mereka mengakses produk yang sehat, berkelanjutan, dan terjangkau. Kami percaya makanan sehat selalu membuat masyarakat jadi hidup lebih sehat," tambah dia.
Ke depan, Johan mengatakan Super Indo akan memberikan indikator kepada produk-produk olahan susu sesuai rekomendasi BPOM dan dalam waktu dekat menargetkan adanya navigasi nutrisi pada produk makanan.
Baca juga: Tiga gejala utama diabetes yang perlu diwaspadai dan begini cara mengatasinya
Baca juga: Begini cara memodifikasi gaya hidup untuk penderita diabetes menurut dokter
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakar gizi ingatkan konsumsi gula maksimal empat sendok makan per hari
"(Konsumsi gula) maksimal 50 gram atau empat sendok makan. Risiko yang kita hadapi kalau berlebihan adalah kita kelebihan kalori, sehingga kita berisiko obesitas. Ketika obesitas, penyakit tidak menular akan datang menghampiri salah satunya diabetes melitus," kata Rimbawan saat bertemu media di Gading Serpong, Tangerang Selatan, Kamis.
International Diabetes Federation (IDF) pada 2021 mencatat 537 juta orang dewasa atau 1 dari 10 orang di dunia hidup dengan diabetes. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak sekitar 19,5 juta orang.
Agar masyarakat bisa menjaga konsumsi gula setiap harinya, Rimbawan mengatakan bahwa salah satu yang dapat menjadi solusi adalah pemberian label gizi pada produk pangan. Sayangnya, menurut dia, orang Indonesia sering tidak memahami bahkan tidak mau membaca label pangan.
Melihat hal tersebut, supermarket Super Indo berupaya memberikan edukasi serta mendorong masyarakat untuk memilih pangan yang lebih sehat melalui sistem navigasi kandungan gula atau indikator gula per 100 mililiter pada produk minuman yang dijual di semua gerai Super Indo.
Baca juga: Perlu upaya bersama tanggulangi diabetes di Indonesia
Baca juga: Jaga kadar gula darah agar terhindar dari risiko komplikasi diabetes
Saat ini, indikator gula diterapkan pada lima kategori produk minuman yaitu jus, minuman siap saji, minuman ringan, tonik, dan air minum dalam kemasan. Adapun indikator gulanya terdiri dari empat tingkatan yaitu kuning (kandungan gula kurang dari 0,5 gram), jingga muda (kandungan gula 0,5-6 gram), jingga (kandungan gula 6-12 gram), dan jingga tua (kandungan gula lebih dari 12 gram).
"Dengan adanya navigasi kadar gula di rak, pelanggan kami akan tertarik memeriksa kadar gula pada label nutrition fact di setiap produk, sehingga membantu mereka dalam pengambilan keputusan," kata President Director Super Indo Johan Boeijenga.
Upaya tersebut, menurut Johan, sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menjadikan makanan sehat dapat diakses serta terjangkau di mana saja dan kapan saja.
"Konsumen tidak hanya ingin makan lebih sehat, tapi juga berperan untuk keberlanjutan dan mencari retailer yang bisa membantu mereka mengakses produk yang sehat, berkelanjutan, dan terjangkau. Kami percaya makanan sehat selalu membuat masyarakat jadi hidup lebih sehat," tambah dia.
Ke depan, Johan mengatakan Super Indo akan memberikan indikator kepada produk-produk olahan susu sesuai rekomendasi BPOM dan dalam waktu dekat menargetkan adanya navigasi nutrisi pada produk makanan.
Baca juga: Tiga gejala utama diabetes yang perlu diwaspadai dan begini cara mengatasinya
Baca juga: Begini cara memodifikasi gaya hidup untuk penderita diabetes menurut dokter
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakar gizi ingatkan konsumsi gula maksimal empat sendok makan per hari
Pewarta : Suci Nurhaliza
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman nilai tata niaga gula mesti dibenahi untuk capai swasembada
13 September 2025 9:03 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Angin kencang bikin tiga penerbangan ke Bandara Juanda dialihkan ke Semarang
08 January 2026 18:36 WIB