Produksi gula saka Nagari Lawang

  • Senin, 25 Agustus 2025 10:04 WIB
Produksi gula saka Nagari Lawang

Perajin memindahkan gula saka yang sudah masak di Nagari Lawang, Agam, Sumatera Barat, Kamis (21/8/2025). Perajin masih menggunakan cara tradisional dalam memproduksi gula tebu yakni dengan membeli tebu dari petani Rp750 per kilogram kemudian diolah dan dijual sebagai gula saka kepada wisatawan Rp20 ribu per lima buah. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Produksi gula saka Nagari Lawang

Perajin memasak gula saka yang terbuat dari tebu di Nagari Lawang, Agam, Sumatera Barat, Kamis (21/8/2025). Perajin masih menggunakan cara tradisional dalam memproduksi gula tebu yakni dengan membeli tebu dari petani Rp750 per kilogram kemudian diolah dan dijual sebagai gula saka kepada wisatawan Rp20 ribu per lima buah. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Produksi gula saka Nagari Lawang

Perajin mencetak gula saka yang terbuat dari tebu di Nagari Lawang, Agam, Sumatera Barat, Kamis (21/8/2025). Perajin masih menggunakan cara tradisional dalam memproduksi gula tebu yakni dengan membeli tebu dari petani Rp750 per kilogram kemudian diolah dan dijual sebagai gula saka kepada wisatawan Rp20 ribu per lima buah. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Produksi gula saka Nagari Lawang
Produksi gula saka Nagari Lawang
Produksi gula saka Nagari Lawang

Foto Lainnya