PLN Pariaman bentuk duta muda peduli K2
Jumat, 9 September 2022 13:14 WIB
PLN ULP Pariaman edukasi generasi muda tentang keselamatan kelistrikan. (ANTARA/HO-PLN)
Pariaman (ANTARA) - Guna meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang potensi bahaya listrik, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pariaman gelar dosialisasi dan edukasi keselamatan kelistrikan.
Manager PLN ULP Pariaman Aprinaldo dan Penanggungjawab K3L dan Keamanan PLN ULP Pariaman Wimmar Hadi Asril menyampaikan prosedur pemanfaatan energi listrik yang baik, benar, dan aman kepada puluhan pelajar di SMK tersebut, di SMK Negeri 1 Pariaman, Jumat.
Informasi terkait Keselamatan Kelistrikan (K2), seperti jenis-jenis kecelakaan umum di bidang kelistrikan, potensi bahaya listrik, serta kiat dan kebiasaan untuk mencegah potensi bahaya listrik, hingga cara penanggulangan kecelakaan listrik disampaikan dengan jelas.
Beberapa kebiasaan yang dapat menghindari bahaya listrik seperti memeriksa instalasi secara berkala dan menghindari pemakaian listrik yang berbahaya, seperti stop kontak yang menumpuk, memegang aliran listrik saat anggota tubuh sedang basah, dan penggunaan kabel yang telah terkelupas menjadi penekanan dalam edukasi tersebut.
“PLN berkomitmen agar masyarakat semakin _aware_ terhadap keselamatan kelistrikan. Langkah awalnya bisa dimulai dengan pemahaman bahwa jarak aman antara atap rumah dan jaringan tegangan menengah (TM) PLN adalah diatas 2 meter. Balkon rumah, dinding rumah, atau pohon berjarak aman diatas 2,5 meter dari jaringan PLN,”ungkap Aprinaldo.
Menurut Aprinaldo lagi pemahaman terhadap potensi-potensi bahaya kelistrikan dapat menghindari masyarakat dari kebakaran hingga kematian.
“Lewat kegiatan ini, PLN ingin generasi muda Kota Pariaman menjadi duta muda PLN yang peduli terhadap K2. Kami ingin bekerjasama dengan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga aset-aset kelistrikan dari aktivitas atau keadaan yang berpotensi bahaya. Pelajar yang sudah teredukasi harapannya akan terbentuk menjadi duta muda PLN untuk mendukung PLN menjaga aset PLN dari potensi bahaya,’’ lanjutnya.
Sosialisasi kelistrikan, lanjut Aprinaldo, menjadi langkah penting mengingat saat ini listrik adalah salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan masyarakat.
Masyarakat, dimulai dari generasi muda, perlu pemahaman lebih tentang energi listrik yang mereka gunakan hampir sepanjang hari.
‘’Semoga setelah sosialisasi ini, pelajar bisa meneruskan kepada teman, keluarga, dan masyrakat sekitarnya tentang potensi bahaya listrik yang dapat dihindari. Sehingga terwujudlah masyarakat yang peduli bahaya listrik dan kecelakaan masyarakat umum dapat dihindari,’’ sebut Aprinaldo mengakhiri.*
Manager PLN ULP Pariaman Aprinaldo dan Penanggungjawab K3L dan Keamanan PLN ULP Pariaman Wimmar Hadi Asril menyampaikan prosedur pemanfaatan energi listrik yang baik, benar, dan aman kepada puluhan pelajar di SMK tersebut, di SMK Negeri 1 Pariaman, Jumat.
Informasi terkait Keselamatan Kelistrikan (K2), seperti jenis-jenis kecelakaan umum di bidang kelistrikan, potensi bahaya listrik, serta kiat dan kebiasaan untuk mencegah potensi bahaya listrik, hingga cara penanggulangan kecelakaan listrik disampaikan dengan jelas.
Beberapa kebiasaan yang dapat menghindari bahaya listrik seperti memeriksa instalasi secara berkala dan menghindari pemakaian listrik yang berbahaya, seperti stop kontak yang menumpuk, memegang aliran listrik saat anggota tubuh sedang basah, dan penggunaan kabel yang telah terkelupas menjadi penekanan dalam edukasi tersebut.
“PLN berkomitmen agar masyarakat semakin _aware_ terhadap keselamatan kelistrikan. Langkah awalnya bisa dimulai dengan pemahaman bahwa jarak aman antara atap rumah dan jaringan tegangan menengah (TM) PLN adalah diatas 2 meter. Balkon rumah, dinding rumah, atau pohon berjarak aman diatas 2,5 meter dari jaringan PLN,”ungkap Aprinaldo.
Menurut Aprinaldo lagi pemahaman terhadap potensi-potensi bahaya kelistrikan dapat menghindari masyarakat dari kebakaran hingga kematian.
“Lewat kegiatan ini, PLN ingin generasi muda Kota Pariaman menjadi duta muda PLN yang peduli terhadap K2. Kami ingin bekerjasama dengan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga aset-aset kelistrikan dari aktivitas atau keadaan yang berpotensi bahaya. Pelajar yang sudah teredukasi harapannya akan terbentuk menjadi duta muda PLN untuk mendukung PLN menjaga aset PLN dari potensi bahaya,’’ lanjutnya.
Sosialisasi kelistrikan, lanjut Aprinaldo, menjadi langkah penting mengingat saat ini listrik adalah salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan masyarakat.
Masyarakat, dimulai dari generasi muda, perlu pemahaman lebih tentang energi listrik yang mereka gunakan hampir sepanjang hari.
‘’Semoga setelah sosialisasi ini, pelajar bisa meneruskan kepada teman, keluarga, dan masyrakat sekitarnya tentang potensi bahaya listrik yang dapat dihindari. Sehingga terwujudlah masyarakat yang peduli bahaya listrik dan kecelakaan masyarakat umum dapat dihindari,’’ sebut Aprinaldo mengakhiri.*
Pewarta : Rls-Nancy
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sambut Tahun Baru 2025, PLN Silungkang Kenalkan PLN Mobile dan K2 kepada Masyarakat Taratak Bancah
01 January 2025 4:51 WIB, 2025
BUMN Sambut Nataru, PLN UP3 Payakumbuh dan Stakeholder Bersinergi Sosialisasikan K2
23 November 2024 21:12 WIB, 2024
Gandeng Godang FM, PLN Bukittinggi sosialisasikan keselamatan ketenagalistrikan di Hari Sumpah Pemuda
31 October 2024 16:22 WIB, 2024
Jelang HUT RI ke-79, PLN Bukittinggi edukasi bahaya listrik ke masyarakat kelurahan
26 July 2024 12:22 WIB, 2024
Jelang HUT RI ke-79, PLN Bukittinggi gencarkan edukasi K2 untuk merdeka bahaya listrik
23 July 2024 18:19 WIB, 2024
PLN Pariaman gencar edukasi masyarakat untuk peduli keselamatan kelistrikan
30 May 2024 18:43 WIB, 2024
Budaya safety , PLN lakukan edukasi keselamatan ketenagalistrikan di SMKN 6 Padang
05 February 2024 13:55 WIB, 2024
Demi keselamatan, PLN Sumbar imbau agar APK Pemilu 2024 tidak dipasang di tiang dan gardulistrik
02 January 2024 20:06 WIB, 2024