Simpang Empat, (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menilai Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sangat penting mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pendidikan ke depannya.

 "ANBK yang valid sangat penting untuk perencanaan pendidikan di Pasaman Barat," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman Barat Agusli di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan mengingat pentingnya ANBK maka pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar melaksanakan Bimbingan Teknis Asesmen Nasional Berbasis Komputer di Simpang Empat selama dua hari Senin (11/7) dan Selasa (12/7) terhadap 23 orang operator sekolah yang diutus oleh 11 kecamatan se-Pasaman Barat.

Menurutnya Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan penilaian terhadap mutu sekolah, madrasah dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Ia menyebutkan pada kegiatan asesmen yang dinilai adalah mutu berdasarkan hasil belajar siswa dan beberapa aspek yaitu literasi, numerasi dan karakter.

 Ia menjelaskan asesmen adalah penilaian mutu sekolah yg dilakukan secara on line atau semi on line menggunakan akses internet.

 ANBK itu, katanya berbeda dengan ujian nasional yang dilaksanakan pada beberapa tahun yang lalu. Perbedaan tersebut seperti pada unsur yang dinilai, ujian nasional cendrung fokus menilai unsur semua aktivitas mental yang membuat suatu individu mampu menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan suatu peristiwa, sehingga individu tersebut mendapatkan pengetahuan setelahnya (kognitif) siswa, sementara ANBK menilai unsur kognitif dan non kognitif dan survei lingkungan belajar.

"Hasi ANBK yang berupa informasi dapat digunakan untuk memantau perkembangan mutu pendidikan dari waktu ke waktu, karenanya hasil ANBK sangat bermanfaat untuk perencanaan pendidikan," ujarnya.

Untuk itu, katanya tentu diharapkan validitas hasil ANBK pada setiap sekolah. Kesuksesan pelaksanaan ANBK dipengaruhi oleh operator pada setiap sekolah.

 "Bimbingan teknis ini dalam upaya peningkatan kapasitas operator sekolah dalam pelaksanaan ANBK," katanya.

 Ia berharap bimbingan itu menjadikan operator yang lebih berkualitas dan dapat mengimbaskan keterampilannya ke sekolah lain. (*)

Pewarta : Altas Maulana
Editor : Mukhlisun
Copyright © ANTARA 2024