Kredit investasi perbankan di Sumbar tumbuh 5,2 persen triwulan I 2022
Rabu, 18 Mei 2022 16:56 WIB
Grafis penyaluran kredit peruanskan Sumbar pada triwulan I 2022 (Antara/OJK Sumbar)
Padang (ANTARA) - Data yang dihimpun Otoritas Jasa Keuangan Sumatera Barat menunjukkan bahwa kredit investasi perbankan di Sumbar tumbuh 5,2 persen menjadi Rp8,9 triliun pada triwulan I 2022 dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Ini menandakan ekonomi mulai bergerak dan tumbuh sehingga para pelaku usaha membutuhkan modal kerja," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumbar Yusri di Padang, Rabu.
Menurut dia pada triwulan IV 2021 kredit investasi perbankan di Sumbar mencapai Rp8,5 triliun dan pada triwulan III 2021 tercatat Rp8,2 triliun.
Sejalan dengan itu kredit investasi pada triwulan I 2022 di Sumbar mencapai Rp24,8 triliun atau naik 2,2 persen dibandingkan triwulan IV 2021.
Kemudian kredit konsumsi pada triwulan I 2022 mencapai Rp27,6 triliun atau naik satu persen dibandingkan periode sebelumnya.
Ia memaparkan enam sektor penyaluran kredit produktif bank umum di Sumbar meliputi perdagangan besar dan eceran senilai Rp15,4 triliun, pertanian, perkebunan dan kehutanan Rp9,4 triliun dan industri pengolahan Rp3,1 triliun.
Kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum Rp937 miliar, konstruksi Rp660 miliar dan transportasi, pergudangan dan komunikasi 594 miliar.
Sementara itu kinerja perbankan Sumbar pada triwulan I 2022 juga tumbuh positif tercatat aset perbankan mencapai Rp73,30 triliun, total kredit Rp61,50 triliun dan dana pihak ketiga Rp53,57 triliun.
Aset perbankan syariah di Sumatera Barat pada triwulan I 2022 mencapai Rp7,95 triliun, dana pihak ketiga Rp7,50 triliun dan pembiayaan Rp6,09 triliun. Selanjutnya aset Bank Perkreditan Rakyat di Sumbar mencapai Rp2,29 triliun, dana pihak ketiga Rp1,77 triliun dan kredit Rp1,68 triliun.
"Ini menandakan ekonomi mulai bergerak dan tumbuh sehingga para pelaku usaha membutuhkan modal kerja," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumbar Yusri di Padang, Rabu.
Menurut dia pada triwulan IV 2021 kredit investasi perbankan di Sumbar mencapai Rp8,5 triliun dan pada triwulan III 2021 tercatat Rp8,2 triliun.
Sejalan dengan itu kredit investasi pada triwulan I 2022 di Sumbar mencapai Rp24,8 triliun atau naik 2,2 persen dibandingkan triwulan IV 2021.
Kemudian kredit konsumsi pada triwulan I 2022 mencapai Rp27,6 triliun atau naik satu persen dibandingkan periode sebelumnya.
Ia memaparkan enam sektor penyaluran kredit produktif bank umum di Sumbar meliputi perdagangan besar dan eceran senilai Rp15,4 triliun, pertanian, perkebunan dan kehutanan Rp9,4 triliun dan industri pengolahan Rp3,1 triliun.
Kemudian penyediaan akomodasi dan makan minum Rp937 miliar, konstruksi Rp660 miliar dan transportasi, pergudangan dan komunikasi 594 miliar.
Sementara itu kinerja perbankan Sumbar pada triwulan I 2022 juga tumbuh positif tercatat aset perbankan mencapai Rp73,30 triliun, total kredit Rp61,50 triliun dan dana pihak ketiga Rp53,57 triliun.
Aset perbankan syariah di Sumatera Barat pada triwulan I 2022 mencapai Rp7,95 triliun, dana pihak ketiga Rp7,50 triliun dan pembiayaan Rp6,09 triliun. Selanjutnya aset Bank Perkreditan Rakyat di Sumbar mencapai Rp2,29 triliun, dana pihak ketiga Rp1,77 triliun dan kredit Rp1,68 triliun.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Maswandi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sediakan layanan perbankan di lingkup pemerintahan, Pemkot Padang-Bank Mandiri jalin kerjasama
20 April 2026 17:08 WIB
Dukung pembiayaan Flyover Sitinjau Lauik, HPSL jalin sinergi dengan perbankan
12 December 2025 7:49 WIB
Waspada hoaks, Bank Nagari imbau masyarakat tak tertipu modus kejahatan perbankan
03 August 2025 17:17 WIB
Bank Nagari Sawahlunto edukasi nasabah hadapi resiko social engineering perbankan
19 June 2025 13:30 WIB