Logo Header Antaranews Sumbar

Pemerintah targetkan renovasi 8.000 rumah pasien tuberkulosis

Selasa, 12 Mei 2026 17:16 WIB
Image Print
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus diwawancarai di Padang, Selasa, (12/5/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Padang (ANTARA) - Pemerintah pusat melalui kementerian terkait menargetkan merenovasi 8.000 rumah pasien tuberkulosis yang termasuk dalam kelompok masyarakat kurang mampu.

"Pasien TBC yang berasal dari keluarga tidak mampu, khususnya desil 1 hingga 4, akan dibantu untuk renovasi rumah," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus di Padang, Selasa.

Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan melalui kerja sama lintas sektor dengan kementerian terkait, yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Hingga saat ini, Kemenkes telah menghimpun data 5.700 rumah pasien pengidap TBC yang akan direnovasi di mana unit tersebut tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi masih kurang 2.300 rumah lagi yang datanya akan kami serahkan kepada kementerian terkait," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia meminta Dinas Kesehatan di Indonesia, termasuk Sumatera Barat, untuk segera menghimpun data pasien tuberkulosis di provinsi yang masuk dalam kelompok masyarakat desil 1-4.

"Kami minta dari Sumbar minimal 200 hingga 300 data sehingga pada Juli, kami bisa lihat rumah-rumah yang akan dibantu," katanya.

Kementerian Kesehatan akan terus berupaya bekerja sama lintas sektor dalam membantu para pasien TBC yang kesulitan dalam hal ekonomi, termasuk melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk bantuan beras murah hingga Kementerian Sosial untuk bantuan uang Rp200 ribu setiap bulan.

Estimasi beban penyakit TBC di Sumatera Barat pada 2025 diperkirakan 25.037 kasus. Namun capaian temuan kasus masih berada pada angka 62 persen, yakni 15.523 orang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah targetkan renovasi 8.000 rumah pasien tuberkulosis



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026