BPBD Agam turunkan tim data kerusakan bangunan akibat gempa
Jumat, 25 Februari 2022 10:59 WIB
Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi Ar. (Antara/Yusrizal)
Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menurunkan tim untuk mendata kerusakan bangunan pemerintah dan rumah warga dampak gempa bermagnitudo 6,2 yang terjadi wilayah Pasaman Barat tepatnya 17 km timur laut pada Jumat (25/2) sekitar pukul 08.39 WIB.
"Tim yang kita turunkan dari Satgas dan Pusdalops sebanyak 10 orang, beserta Kelompok Siaga Bencana (KSB) di 82 nagari atau desa adat," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Jumat.
Baca juga: Listrik Lapas Terbuka Pasaman padam usai diguncang gempa
Ia mengatakan, tim ini melakukan pendataan di seluruh nagari di Agam dengan cara berkoordinasi dengan wali jorong dan wali nagari.
Setelah itu, turun ke daerah yang berdekatan dengan Pasaman Barat seperti Nagari Tiku Lima Jorong, Nagari Silareh Aia dan daerah pantai.
"Tim langsung meninjau daerah perbatasan untuk mendata dan melihat kerusakan," katanya.
Ia menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan fasilitas umum, fasilitas perkantoran dan rumah warga.
Namun pihaknya terus melakukan pendataan kerusakan bangunan dampak dari gempa bumi yang cukup terasa di Agam.
Baca juga: Pasca-gempa, Rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh ungsikan pasien ke parkiran (Video)
"Mudah-mudahan tidak ada dampak parah dari gempa bumi tersebut," katanya.
Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sumatera Barat tepatnya 17 km timur laut Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. (*)
"Tim yang kita turunkan dari Satgas dan Pusdalops sebanyak 10 orang, beserta Kelompok Siaga Bencana (KSB) di 82 nagari atau desa adat," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Jumat.
Baca juga: Listrik Lapas Terbuka Pasaman padam usai diguncang gempa
Ia mengatakan, tim ini melakukan pendataan di seluruh nagari di Agam dengan cara berkoordinasi dengan wali jorong dan wali nagari.
Setelah itu, turun ke daerah yang berdekatan dengan Pasaman Barat seperti Nagari Tiku Lima Jorong, Nagari Silareh Aia dan daerah pantai.
"Tim langsung meninjau daerah perbatasan untuk mendata dan melihat kerusakan," katanya.
Ia menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan kerusakan fasilitas umum, fasilitas perkantoran dan rumah warga.
Namun pihaknya terus melakukan pendataan kerusakan bangunan dampak dari gempa bumi yang cukup terasa di Agam.
Baca juga: Pasca-gempa, Rumah Sakit Ibnu Sina Payakumbuh ungsikan pasien ke parkiran (Video)
"Mudah-mudahan tidak ada dampak parah dari gempa bumi tersebut," katanya.
Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sumatera Barat tepatnya 17 km timur laut Pasaman Barat pada Jumat pukul 08.39 WIB.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami. (*)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dubes Lutfi dorong semakin banyaknya produk makanan dan minuman Indonesia masuk ke pasar Mesir
24 March 2023 10:59 WIB, 2023
Kejagung belum temukan fakta mantan Mendag terima suap dari pengusaha sawit
23 June 2022 6:26 WIB, 2022
Mendag temukan harga minyak goreng di Pasar Raya Padang lampaui ketentuan
25 February 2022 12:05 WIB, 2022
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB