Bank Nagari salurkan KUR sebesar Rp1,35 triliun untuk 2022
Selasa, 8 Februari 2022 13:29 WIB
Kantor Bank Nagari Cabang Utama Padang. (Antarasumbar/Mutiara Ramadhani)
PadangĀ (ANTARA) - Bank Nagari kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2022 dengan anggaran sebesar Rp1,35 triliun.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra di Padang, Selasa mengatakan pagu KUR tersebut terbagi untuk KUR Syariah sebesar Rp250 miliar dan KUR Konvensional sebesar Rp1,1 triliun.
"Tahun ini penyaluran KUR akan fokus pada sektor perdagangan, pertanian, industri pengolahan, transportasi, komunikasi, Jasa-jasa, makan minum dan pariwisata," ucapnya.
Terkait persyaratan pengajuan KUR, ia mengatakan persyaratannya relatif masih sama dengan KUR tahun lalu, bahkan pemerintah akan lebih mempermudah syarat agar akses semakin terbuka.
Gusti menyampaikan KUR dapat diakses melalui permohonan online. Bank Nagari juga mempunyai tenaga khusus KUR yang mobile di lapangan. Disamping itu juga terdapat sinergi dengan dinas atau instansi terkait di daerah.
Disamping itu, program relaksasi KUR masih berjalan hingga saat ini, hal tersebut sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui OJK yang memperpanjang relaksasi sampai 31 Maret 2023.
Adapun bentuk relaksasi yang diberikan yakni dalam pembayaran angsuran melalui mekanisme restrukturisasi kredit atau pembiayaan, serta kemudahan pelonggaran perizinan sesuai ketentuan.
Pada tahun lalu Bank Nagari di percaya pemerintah untuk penyaluran KUR dengan target awal sebesar Rp1,2 triliun.
Usai target awal penyaluran tercapai, Bank Nagari kembali mendapat target tambahan hingga pada akhir tahun mampu terealisasi sebesar Rp1,6 triliun kepada 12.378 nasabah.
Dalam penyaluran KUR, secara umum Bank Nagari tidak menemui kendala, namun, bank menjadi lebih hati-hati menyikapi dampak pandemi COVID-19 terhadap usaha dan kemampuan bayar debitur.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra di Padang, Selasa mengatakan pagu KUR tersebut terbagi untuk KUR Syariah sebesar Rp250 miliar dan KUR Konvensional sebesar Rp1,1 triliun.
"Tahun ini penyaluran KUR akan fokus pada sektor perdagangan, pertanian, industri pengolahan, transportasi, komunikasi, Jasa-jasa, makan minum dan pariwisata," ucapnya.
Terkait persyaratan pengajuan KUR, ia mengatakan persyaratannya relatif masih sama dengan KUR tahun lalu, bahkan pemerintah akan lebih mempermudah syarat agar akses semakin terbuka.
Gusti menyampaikan KUR dapat diakses melalui permohonan online. Bank Nagari juga mempunyai tenaga khusus KUR yang mobile di lapangan. Disamping itu juga terdapat sinergi dengan dinas atau instansi terkait di daerah.
Disamping itu, program relaksasi KUR masih berjalan hingga saat ini, hal tersebut sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui OJK yang memperpanjang relaksasi sampai 31 Maret 2023.
Adapun bentuk relaksasi yang diberikan yakni dalam pembayaran angsuran melalui mekanisme restrukturisasi kredit atau pembiayaan, serta kemudahan pelonggaran perizinan sesuai ketentuan.
Pada tahun lalu Bank Nagari di percaya pemerintah untuk penyaluran KUR dengan target awal sebesar Rp1,2 triliun.
Usai target awal penyaluran tercapai, Bank Nagari kembali mendapat target tambahan hingga pada akhir tahun mampu terealisasi sebesar Rp1,6 triliun kepada 12.378 nasabah.
Dalam penyaluran KUR, secara umum Bank Nagari tidak menemui kendala, namun, bank menjadi lebih hati-hati menyikapi dampak pandemi COVID-19 terhadap usaha dan kemampuan bayar debitur.
Pewarta : Mutiara Ramadhani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Masyarakat apresiasi kehadiran Bupati Dharmasraya di Alek Nagari Tebing Tinggi
29 April 2026 16:17 WIB
Hadiri Alek Nagari Tebing Tinggi, Bupati Dharmasraya tegaskan komitmen pelestarian adat-budaya
29 April 2026 16:13 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Jumat (08/05/2026) pagi ini fluktuatif
08 May 2026 7:40 WIB