Pengendara sepeda motor terperosok lubang galian proyek di Bukittinggi
Minggu, 26 September 2021 18:02 WIB
Korban terperosok lubang galian proyek di Bukittinggi ( (Antara/HO-Dokumen Pribadi)
Bukittinggi (ANTARA) - Seorang pengendara sepeda motor yang membonceng ibunya terperosok ke dalam lubang galian proyek di Jalan Perintis Kemerdekaan (Depan Gedung Parkir) Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Minggu.
Korban yang mengendarai sepeda motor BA 6450 LC diketahui bernama Lisa Safitri (21) sementara yang duduk sebagai penumpang bernama Lendrawati (45), keduanya melaju dari arah Simpang Kangkung menuju Jenjang Gudang.
“Akibat dari kejadian tersebut korban bernama Lisa Safitri mengalami sakit pada punggung dan pinggang, sedangkan penumpang Lendrawati mengalami sakit pada bahu sebelah kiri, kedua korban dibawa ke RSAM Bukittinggi,” kata Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat, Minggu.
Ia mengatakan pengendara sepeda motor dan penumpangnya masuk ke dalam lubang proyek galian drainase diduga karena tidak mengetahui adanya lubang galian proyek di daerah setempat.
AKP Ghanda menyebut pihaknya kini terus mendalami kasus tersebut, termasuk, menyelidiki kemungkinan adanya faktor kelalaian, baik pengendara maupun pelaksana proyek.
“Saat ini dari unit laka sedang mendalami perkaranya, kita cari bukti petunjuk dan saksi-saksi,” kata AKP Ghanda.
Ia menjelaskan dari hasil pantauan di lokasi kejadian, pelaksana proyek telah memasang rambu-rambu berupa traffic cone berwarna oranye.
“Namanya pekerjaan jalan seperti itu pasti ada rambu-rambu peringatannya, tadi anggota unit laka cek korban dan dari pihak proyek ada yang menunggu korban di RS, kita akan cek dulu dimana kelalaiannya, Alhamdulillahnya, pengendara tidak meninggal dunia,” kata dia.
“Kalau dilihat dari TKP, saya kalau jadi pengendara pasti kelihatan dengan tanda traffic cone yang memantulkan cahaya dan alat berat sebesar itu,” tambahnya.
Dihubungi terpisah, Humas RSAM Bukittinggi Murshalman Chaniago menyebut pihaknya telah memberi perawatan medis kepada kedua korban.
“Keduanya sampai di IGD sekitar pukul 06.40 WIB dan telah dinyatakan boleh pulang pukul 11.00 WIB,” kata dia.(*)
Korban yang mengendarai sepeda motor BA 6450 LC diketahui bernama Lisa Safitri (21) sementara yang duduk sebagai penumpang bernama Lendrawati (45), keduanya melaju dari arah Simpang Kangkung menuju Jenjang Gudang.
“Akibat dari kejadian tersebut korban bernama Lisa Safitri mengalami sakit pada punggung dan pinggang, sedangkan penumpang Lendrawati mengalami sakit pada bahu sebelah kiri, kedua korban dibawa ke RSAM Bukittinggi,” kata Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat, Minggu.
Ia mengatakan pengendara sepeda motor dan penumpangnya masuk ke dalam lubang proyek galian drainase diduga karena tidak mengetahui adanya lubang galian proyek di daerah setempat.
AKP Ghanda menyebut pihaknya kini terus mendalami kasus tersebut, termasuk, menyelidiki kemungkinan adanya faktor kelalaian, baik pengendara maupun pelaksana proyek.
“Saat ini dari unit laka sedang mendalami perkaranya, kita cari bukti petunjuk dan saksi-saksi,” kata AKP Ghanda.
Ia menjelaskan dari hasil pantauan di lokasi kejadian, pelaksana proyek telah memasang rambu-rambu berupa traffic cone berwarna oranye.
“Namanya pekerjaan jalan seperti itu pasti ada rambu-rambu peringatannya, tadi anggota unit laka cek korban dan dari pihak proyek ada yang menunggu korban di RS, kita akan cek dulu dimana kelalaiannya, Alhamdulillahnya, pengendara tidak meninggal dunia,” kata dia.
“Kalau dilihat dari TKP, saya kalau jadi pengendara pasti kelihatan dengan tanda traffic cone yang memantulkan cahaya dan alat berat sebesar itu,” tambahnya.
Dihubungi terpisah, Humas RSAM Bukittinggi Murshalman Chaniago menyebut pihaknya telah memberi perawatan medis kepada kedua korban.
“Keduanya sampai di IGD sekitar pukul 06.40 WIB dan telah dinyatakan boleh pulang pukul 11.00 WIB,” kata dia.(*)
Pewarta : Al Fatah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warganet Sumbar heboh adanya akun "gay Pessel", minta adminnya dieksekusi
19 May 2021 10:35 WIB, 2021
Tim Kaba Babarito UNP raih juara 1 KBKM regional Sumbar, begini kesiapan menuju tingkat nasional
29 August 2020 9:27 WIB, 2020
Polda di Indonesia diminta cek keamanan lokasi penyimpanan bahan peledak
07 August 2020 10:02 WIB, 2020