Sijunjung ingin bangun rumah sakit pratama
Jumat, 26 Maret 2021 19:12 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman menerima cendera mata dari Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, Ezwandra usai mengunjungi rumah sakit pratama Solok Selatan. (Antarasumbar/Erik Ifansya Akbar)
Padang Aro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung ingin membangun rumah sakit pratama dan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Sebelum pelaksanaan dilakukan kami belajar dulu ke Solok Selatan bagaimana perencanaan awal hingga dibangun supaya apa yang dibuat nanti sesuai dengan manfaatnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, Ezwandra di Padang Aro, Jumat.
Dia mengatakan, dasar Kabupaten Sijunjung ingin membangun rumah sakit pratama adalah jarak antara Puskesmas ke RSUD setempat sangat jauh.
Rencana lokasi pembangunan rumah sakit pratama Sijunjung yaitu di Kecamatan Kamang dimana jaraknya dengan RSUD Sijunjung 75 kilometer dengan waktu tempuh mencapai dua jam perjalanan.
"Dengan jauhnya jarak rujukan ke RSUD Sijunjung bisa juga berakibat kematian terhadap pasien sehingga kami berkeinginan mendekatkan pelayanan ke masyarakat," ujarnya.
Selain itu, jarak yang jauh juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat.
Walaupun biaya berobat sudah ditanggung jaminan kesehatan, tetapi ada biaya yang harus ditanggung sendiri oleh pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman mengatakan sudah memberikan semua data yang diperlukan untuk pengajuan proposal oleh Pemkab Sijunjung guna membangun rumah sakit pratama.
"Kami mendukung pembangunan rumah sakit pratama Sijunjung dan memberikan semua data yang diperlukan supaya berhasil," ujarnya.
Pembangunan rumah sakit pratama Solok Selatan, dibangun di atas tanah seluas lima hektare dan merupakan hibah masyarakat.
"Rumah sakit pratama Solok Selatan akan menampung rujukan lima Puskesmas di tiga Kecamatan," ujarnya.
"Sebelum pelaksanaan dilakukan kami belajar dulu ke Solok Selatan bagaimana perencanaan awal hingga dibangun supaya apa yang dibuat nanti sesuai dengan manfaatnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, Ezwandra di Padang Aro, Jumat.
Dia mengatakan, dasar Kabupaten Sijunjung ingin membangun rumah sakit pratama adalah jarak antara Puskesmas ke RSUD setempat sangat jauh.
Rencana lokasi pembangunan rumah sakit pratama Sijunjung yaitu di Kecamatan Kamang dimana jaraknya dengan RSUD Sijunjung 75 kilometer dengan waktu tempuh mencapai dua jam perjalanan.
"Dengan jauhnya jarak rujukan ke RSUD Sijunjung bisa juga berakibat kematian terhadap pasien sehingga kami berkeinginan mendekatkan pelayanan ke masyarakat," ujarnya.
Selain itu, jarak yang jauh juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat.
Walaupun biaya berobat sudah ditanggung jaminan kesehatan, tetapi ada biaya yang harus ditanggung sendiri oleh pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman mengatakan sudah memberikan semua data yang diperlukan untuk pengajuan proposal oleh Pemkab Sijunjung guna membangun rumah sakit pratama.
"Kami mendukung pembangunan rumah sakit pratama Sijunjung dan memberikan semua data yang diperlukan supaya berhasil," ujarnya.
Pembangunan rumah sakit pratama Solok Selatan, dibangun di atas tanah seluas lima hektare dan merupakan hibah masyarakat.
"Rumah sakit pratama Solok Selatan akan menampung rujukan lima Puskesmas di tiga Kecamatan," ujarnya.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menuju Jambore Nasional 2026, Kwarcab 0302 Kabupaten Solok Gelar Seleksi Akhir Peserta
09 May 2026 21:13 WIB
Wabup Solok Jenguk Bocah Korban Penganiayaan, Tegaskan Perlindungan Anak Jadi Prioritas
02 May 2026 18:27 WIB