Jumlah penganggur meningkat di Pasaman
Kamis, 25 Februari 2021 20:24 WIB
Ilustrasi pencari kerja.Antara/A Razak
Padang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat mencatat jumlah penganggur di daerah itu selama 2020 mencapai 7.938 orang, atau meningkat dibanding 2019 berjumlah 5.673 orang, dari total 299.851 total penduduk yang tersebar di 12 kecamatan.
Koordinator Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Kantor BPS Pasaman Vani di Lubuk Sikaping, Kamis mengatakan ada penambahan jumlah penganggur di 2020.
Peningkatan angka pengangguran itu tidak terlepas dari pandemi COVID-19 yang berdampak pada lesunya berbagai sektor ekonomi, lemahnya daya beli dan berdampak pada berkurangnya aktivitas perusahaan.
BPS juga mencatat orang yang bekerja di daerah itu pada 2020 mencapai angka 137.442 jiwa, yang terdiri dari 78.257 jiwa laki-laki, dan 59.185 jiwa perempuan.
Selanjutnya sektor lapangan usaha yang banyak digeluti masyarakat antara lain, pertanian, industri pengolahan, perdagangan, hotel, restoran, jasa dan lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Pasaman M.N Susilo melalui Kabid Ketenagakerjaan Pasaman Aprizon mengatakan pemerintah Kabupaten Pasaman telah berupaya mengatasi pengangguran dengan mengadakan pelatihan berbasis kompetensi terhadap masyarakat.
Pelatihan berbasis kompetensi terhadap masyarakat dilakukan setiap tahunnya, jumlah yang mengikuti pelatihan di tahun 2019-2020 ada sekitar 1.000 peserta.
Adapun sektor pelatihan yang diberikan yakni penjahitan pakaian dasar, servis sepeda motor konvensional, Komputer belajar Ilmu teknologi, pembuat roti dan kue, pembuatan hiasan busana dan lainnya.
Hasil dari pelatihan itu sudah banyak peserta yang telah membuka usahanya secara mandiri.
Selain pelatihan pihaknya telah mengirimkan peserta ke negara Dubai, Malaysia, Vietnam dan Jepang untuk mengikuti magang di negara itu dan setelah magang sudah ada yang bekerja disana.
Koordinator Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Kantor BPS Pasaman Vani di Lubuk Sikaping, Kamis mengatakan ada penambahan jumlah penganggur di 2020.
Peningkatan angka pengangguran itu tidak terlepas dari pandemi COVID-19 yang berdampak pada lesunya berbagai sektor ekonomi, lemahnya daya beli dan berdampak pada berkurangnya aktivitas perusahaan.
BPS juga mencatat orang yang bekerja di daerah itu pada 2020 mencapai angka 137.442 jiwa, yang terdiri dari 78.257 jiwa laki-laki, dan 59.185 jiwa perempuan.
Selanjutnya sektor lapangan usaha yang banyak digeluti masyarakat antara lain, pertanian, industri pengolahan, perdagangan, hotel, restoran, jasa dan lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Pasaman M.N Susilo melalui Kabid Ketenagakerjaan Pasaman Aprizon mengatakan pemerintah Kabupaten Pasaman telah berupaya mengatasi pengangguran dengan mengadakan pelatihan berbasis kompetensi terhadap masyarakat.
Pelatihan berbasis kompetensi terhadap masyarakat dilakukan setiap tahunnya, jumlah yang mengikuti pelatihan di tahun 2019-2020 ada sekitar 1.000 peserta.
Adapun sektor pelatihan yang diberikan yakni penjahitan pakaian dasar, servis sepeda motor konvensional, Komputer belajar Ilmu teknologi, pembuat roti dan kue, pembuatan hiasan busana dan lainnya.
Hasil dari pelatihan itu sudah banyak peserta yang telah membuka usahanya secara mandiri.
Selain pelatihan pihaknya telah mengirimkan peserta ke negara Dubai, Malaysia, Vietnam dan Jepang untuk mengikuti magang di negara itu dan setelah magang sudah ada yang bekerja disana.
Pewarta : Septria Rahmat
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penganggur masih tinggi, Pemkab Pasbar tingkatkan kemampuan pencaker
16 February 2023 16:16 WIB, 2023
Kurangi penganggur, Pemkot Padang Panjang bekali masyarakat bermacam keterampilan
12 January 2022 11:47 WIB, 2022
Legislator minta pemprov siapkan langkah strategis tanggulangi penganggur
09 November 2020 12:04 WIB, 2020
Angka kemiskinan Solok Selatan pada 2019 naik, penganggur justru turun
16 March 2020 14:36 WIB, 2020
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB